Senin, 28 September 2020
Agung Pratnyawan : Rabu, 29 Juli 2020 | 21:00 WIB

Hitekno.com - Sebuah artikle muncul dengan klaim kalau ada siswi bunuh diri karena tidak bisa ikut kelas online. Tulisan ini dimuat pada situs resepmasakankoki.info yang diterbitkan pada Senin, 20 Juli 2020.

Klaim itu berasal dari sebuah artikel berjudul "Kelas Online Makan Korban, Siswa Ini Bunuh Diri karena Tak Punya Ponsel".

Artikel itu mengklaim ada seorang siswi di India yang bunuh diri karena tidak dapat mengikuti kegiatan belajar secara daring.

Foto yang dicantumkan sebagai sampul artikel itu memperlihatkan seorang anak bersama seorang pria dewasa yang tengah memeluknya.

CEK FAKTA, konten yang klaim siswi bunuh diri karena tak bisa mengikuti kelas online (Turnbackhoax.id)

Benarkah ada siswi bunuh diri karena tidak bisa mengikuti kelas online seperti klaim di atas?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran dan cek fakta dari Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Selasa (28/7/2020), klaim artikel dalam situs resepmasakankoki.info yang menyebut bahwa ada siswi bunuh diri karena tak bisa mengikuti kelas online adalah keliru.

Sosok anak dalam foto sampul di artikel tersebut bukanlah seorang siswi.

Foto asli merupakan seorang anak penderita leukimia bersama ayahnya. Gambar tersebut pertama kali diunggah pada 2018 lalu dalam artikel berjudul "Girl dying of leukemia leaves touching note to father" di news.cgtn.com.

Dilansir news.cgtn.com pada 22 Januari 2018, kisah ayah dan anak dalam foto tersebut sempat menarik simpati warganet setelah sang anak menuliskan surat untuk ayahnya.

Anak tersebut bernama Zhang Jiaye yang saat itu berusia 7 tahun. Ia berasal dari Suibin, Heilongjiang, China.

Zhang Jiaye didiagnosis menderita leukemia pada 14 Mei 2016. Biaya berobat yang tinggi menyebabkan tekanan keuangan yang luar biasa pada keluarganya.

Penjelasan Cek Fakta, foto asli merupakan anak penderita leukimia di China (Turnbackhoax.id)

Terkait insiden siswi yang bunuh diri karena tidak bisa mengikuti kelas online sebenarnya terjadi di India.

Dilansir dari Aljazeera.com, siswi dalam pemberitaan tersebut bernama Devika Balakrishnan yang berumur 14 tahun asal India.

Dengan demikian, artikel di situs resepmasakankoki.info memakai foto yang tidak ada kaitannya dengan pemberitaan sebenarnya. Sehingga menimbulkan salah infromasi, ada perbedaan waktu dan konteks berita.

Foto Devika Balakrishnan dicantumkan dalam pemberitaan dari situs onmanorama.com yang tayang pada tanggal 1 Juni 2020.

Polisi menduga motif bunuh diri Devika Balakrishnan karena korban tidak dapat mengikuti kelas online. Tubuhnya yang terbakar ditemukan di lokasi sekitar rumah dengan botol bekas minyak tanah berada di dekatnya.

Kejadian itu menimbulkan aksi protes dari mahasiswa pada sistem pendidikan India selama masa pandemi.

Kesimpulan

Jadi, hasil cek fakta pada artikel yang berjudul "Kelas Online Makan Korban, Siswa Ini Bunuh Diri karena Tak Punya Ponsel" dalam situs resepmasakankoki.info termasuk dalam konten yang salah.

Pemberitaan kejadian bunuh diri siswi sebenarnya terjadi di India, tapi dipadankan dengan foto anak penderita leukimia di China.

Itulah hasil cek fakta pada klaim ada siswi yang bunuh diri karena tidak bisa ikut kelas onlin, yang ternyata konten salah. (Suara.com/ Rifan Aditya).

Referensi

https://turnbackhoax.id/2020/07/28/salah-foto-siswi-bunuh-diri-karena-tak-bisa-mengikuti-kelas-online/

https://news.cgtn.com/news/3059444d7a677a6333566d54/index.html

https://www.aljazeera.com/news/2020/06/unable-access-online-classes-indian-girl-commits-suicide-200603035732974.html

BACA SELANJUTNYA

Cek Fakta: Benarkah Ijazah Jokowi dari UGM Palsu?