Rabu, 25 November 2020

CEK FAKTA: Benarkah Jenazah Korban Corona Dibuang ke Laut Pakai Helikopter?

Benarkah ada helikopter yang membuang jenazah korban virus corona atau COVID-19 ke laut?

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Cek fakta jenazah Covid-19 disebut dibuang di laut Meksiko menggunakan helikopter (Turnbackhoax.id)
Cek fakta jenazah Covid-19 disebut dibuang di laut Meksiko menggunakan helikopter (Turnbackhoax.id)

Hitekno.com - Beredar postingan video dengan mengklaim adanya helikopter yang membuang jenazah korban virus corona baru atau COVID-19.

Diklaim kalau jenazah tersebut dibuang ke lautan Meksiko.

Video itu dibagikan oleh seorang pengguna Facebook Komar Komarudin dengan narasi sebegai berikut:

"Video pembuangan jenazah-jenazah korban Covid-19 di laut Meksiko"

Lalu benarkah video itu adalah momen pembuangan jenazah Covid-19 di laut Meksiko?

Cek fakta jenazah Covid-19 disebut dibuang di laut Meksiko menggunakan helikopter (Turnbackhoax.id)
Cek fakta jenazah Covid-19 disebut dibuang di laut Meksiko menggunakan helikopter (Turnbackhoax.id)

 

Penjelasan

Berdasarkan hasil cek fakta dan penelusuran Turnbackhoax.id -jaringan Suara.com, klaim yang menyebut bahwa jenazah Covid-19 dibuang dari ketinggian menggunakan helikopter di laut Meksiko adalah klaim yang salah.

Faktanya, video tersebut pernah beredar pada tahun 2018 ketika virus corona belum melanda dunia. Video itu adalah rekaman aksi sykdrive yang dilakukan dalam rangka pemecahan rekor dunia paradiving.

Aksi itu dilakukan dengan menerjunkan 222 penerjun payung dari sebuah klub olahraga skydiving dan penerbangan Rusia, Aeroguard Kolomna.

Video itu diunggah pada 3 Agustus 2018 di kanal YouTube Flarcum dengan judul "Mi 26 Halo gets rid of paratroopers".

Situs Boomlive menyebut bahwa klum olahraga tersebut rutin menyelenggarakan acara skydiving setiap tahunnya. Video itu pun direkam sebelum terjadinya wabah virus corona.

Kesimpulan

Hasil cek fakta dari Klaim yang menyebut bahwa jenazah Covid-19 dibuang dari langit di laut Meksiko menggunakan helikopter adalah klaim yang salah.

Konten yang beredar itu termasuk berita hoaks dengan kategori konten yang salah. (Suara.com/ Farah Nabilla).

Terkait

Terkini