Senin, 10 Agustus 2020
Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta : Minggu, 12 Juli 2020 | 13:30 WIB

Hitekno.com - Mie instan menjadi solusi ketika lapar melanda, terutama bagi anak kos dan perantauan di akhir bulan. Tak heran membuatnya jadi favorit banyak orang.

Sebuah kisah sedih dibagikan netizen menceritakan bagaimana nahasnya ia ketika membuat mie instan.

Akun fanspage Twitter @MemeComicIndo membagikan postingan dengan caption bertuliskan "Gambar yang bisa dirasakan".

Postingan yang dibagikan membuat netizen heboh setelah mendapatkan lebih dari 180 Retweet dan 960 Like.

Ratusan netizen ikut memberi komentar di mana sebagian besar dari mereka juga merasakan kesedihan di dalam gambar.

Ending mie instan ini bikin netizen auto heboh. (Twitter/ MemeComicIndo)

 

Seperti yang telah diketahui, sebelum menghidangkan mie instan, kita perlu menyaring serta memisahkan mi dengan air panas untuk memasaknya.

Jika dilihat secara sekilas, bekas air seduhan yang dibuang di westafel ini tampak biasa-biasa saja.

Namun setelah diperhatikan secara detail, terdapat "sesuatu" yang tertinggal tepat di lubang pembuangan wastafel.

"Sesuatu" tersebut merupakan sebuah kuning telur rebus yang terjatuh ke dalam lubang westafel.

Tentu saja, itu sangat disayangkan mengingat telur rebus merupakan lauk favorit pendamping mie instan di kala seseorang kelaparan.

Netizen ikut nyesek dengan ending mie instan ini. (Twitter/ MemeComicIndo)

 

Banyak netizen yang memberikan beragam komentar kocak serta meme balasan terhadap gambar yang mengandung kesedihan ini.

"Aduh, mana kuningnya lagi (emoticon sedih)," komentar @desstutt.

"Ku menangis, membayangkan betapa kejamnya..," senandung @Kemalwidiwijay2.

Meme balasan netizen. (Twitter/ Addiya__R)

 

"Aku juga pernah jatuh semua mie-nya," kata @zahrabongki.

"Nyesek sampai ginjal," balas @societysucc.

Itulah bagaimana kisah sedih memasak mie instan yang berujung nahas. Apakah kamu pernah mengalami kejadian serupa dengan netizen ini?

BACA SELANJUTNYA

Ditolak HRD Gegara Jejak Digital, Netizen: Karma Is Real