Senin, 10 Agustus 2020
Agung Pratnyawan : Kamis, 09 Juli 2020 | 14:23 WIB

Hitekno.com - Belanja online memang memudahkan untuk mendapatkan berbagai macam barang. Namun tak sedikit kisah pengalaman beli barang secara online yang viral di media sosial.

Paling baru, ada seorang wanita yang belanja online membeli masker. Namun yang didapatkannya, masker dengan ukuran yang terlalu besar.

Saking besarnya, masker kain berwarna hitam ini sampai menutupi mata si pembeli.

Testimoni si wanita pembeli itu diunggah ke Twitter oleh akun @txtdarionlshop pada Rabu (8/7/2020) hingga viral di media sosial setelah ramai jadi pembicaraan netizen.

Wanita memberikan testimoni, "Maskernya kegedean di aku, tapi bahannya bagus, maskernya juga bagus, pengiriman cepat."

Meskipun barang yang dibeli tidak sesuai ekspektasi, wanita ini tetap memberikan penilaian baik. Ia menambahkan 4 bintang untuk produk tersebut.

Si penjual menjelaskan bahwa masker yang tersedia memiliki ukuran yang sama. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada wanita itu.

Wanita Beli Masker Kain Kebesaran, Publik: Terhindar Zina Mata (Twitter)

 

Dalam foto yang yang dibagikan, wajah si wanita nyaris tidak terlihat sama sekali karena tertutup oleh masker.

Saat masker itu dipakai mulut, hidung hingga matanya tertutup semua. Hanya bagian alis si wanita yang tidak terhalang masker.

Hingga Kamis (9/7/2020), unggahan tentang wanita pembeli masker yang kebesaran ini memperoleh 1.200 retweet dan 4.900 like.

Netizen ramai memberikan berbagai komentar menggelitik di sana.

"Selain pernapasan yang terjaga mata pun terjaga dari rasa inspektur (insecure--red) setelah melihat orang-orang," ujar @kanpacul.

"Selain bisa terhindar dari virus corona, masker ini juga bisa digunakan supaya terhindar dari zina mata lho kak," kata @flavourofa

"Masker full face," komentar dari @Scipppp.

Itulah pengalaman belanja online beli masker yang viral di media sosial. Sakin besarnya ukuran masker, jadi pembicaraan netizen. (Suara.com/ Rifan Aditya).

BACA SELANJUTNYA

Heboh Buaya Jumbo 112 Tahun Mati, Bangkainya Diangkut dengan Alat Berat