Senin, 10 Agustus 2020
Agung Pratnyawan : Minggu, 05 Juli 2020 | 21:00 WIB

Hitekno.com - Para pemburu alien dan UFO mengembangkan peta digital khusus untuk berbagai lokasi penampakan misterius. Yakni Peta EERIE yang dikembangkan mengunakan Google Maps.

Dengan peta digital ini bakal mengungkapkan lokasi penampakan UFO misterius di dekat tempat kamu tinggal.

Peta EERIE ini dibuat menggunakan Google Maps, pinpoint melaporkan pertemuan dengan alien di seluruh dunia menggunakan data yang mencakup beberapa dekade.

Peta digital diunggah ke GoogleMyMaps, yang memungkinkan pengguna menyusun peta khusus dan membagikannya di web.

Dibuat oleh sebuah konspirasi anonim, itu menunjukkan lusinan laporan UFO di wilayah dari Kazakhstan ke Australia.

Mengklik pada lokasi memunculkan lebih banyak informasi tentang itu, seperti tanggal dan sifat penampakan yang dilaporkan.

Alat tersebut termasuk "penampakan" UFO Inggris dan AS, seperti insiden 1974 yang melibatkan pejalan kaki di Llandrillo, Wales.

Ilustrasi Google Maps. (Pixabay/deepanker70)

 

Digambarkan sebagai ledakan dan kilatan cahaya putih, insiden itu, dijuluki "Welsh Roswell", diberhentikan sebagai gempa bumi dan penggabungan meteor.

Peta itu juga menggambarkan penampakan UFO 1995 di atas Nevada.

"Pada Oktober 1995, seorang pria menyaksikan apa yang tampak seperti bola api raksasa di langit malam," kata peta itu, dilansir The Sun, Minggu (5/7/2020).

"Dia melaporkan bahwa sebagian besar berwarna merah dengan pusat kehijauan. Objek tersebut dilaporkan mengeluarkan semacam energi yang dirasakan saksi."

Ribuan dugaan penampakan UFO telah dilaporkan sejak pertengahan abad ke-20, meskipun tidak ada yang didukung oleh bukti yang tak terbantahkan.

Dan sementara para ilmuwan secara luas mengecam pengamatan itu sebagai omong kosong, laporan terus mengalir.

Peta penampakan kedua, dibuat oleh kelompok konspirasi AS The Crypto Crew, menandai Bigfoot, UFO dan "penampakan aneh" lainnya.

Google Maps di ponsel pintar. [Shutterstock]

 

"Pin yang menandai lokasi mungkin tidak tepat tetapi dalam banyak kasus sangat dekat, tetapi beberapa tepat," deskripsi peta itu berbunyi.

Peta itu memiliki lusinan pertemuan yang diduga untuk dipindai, termasuk penampakan terkenal di California dan Negara Bagian New York.

Untungnya, sebagian besar ilmuwan setuju bahwa hampir semua "pertemuan" alien dapat dijelaskan dengan identitas yang salah.

Banyak penampakan hanyalah hasil dari asteroid yang terbakar di atmosfer kita, meninggalkan garis terang di langit, atau kilatan cahaya yang pudar dari satelit yang jauh.

Kita jauh lebih mungkin menemukan kehidupan asing di zona layak huni di planet jauh daripada di Bumi.

Bahkan kemudian, jauh lebih mungkin kita akan menemukan mikroba kecil daripada lelaki hijau kecil yang mengendarai pesawat ruang angkasa yang aneh.

Dalam berita lain, "X-Files" RAF dari penampakan UFO yang dilaporkan di Inggris akan dirilis untuk pertama kalinya.

Seorang peneliti mengklaim awal tahun ini bahwa penemuan kehidupan alien tidak hanya "tak terhindarkan" tetapi juga "segera".

Seorang ilmuwan NASA mengakui bahwa sangat mungkin alien telah mengunjungi Bumi. Dan, inilah misteri yang perlu kita pecahkan untuk membuktikan keberadaan makhluk luar angkasa.

Itulah peta digital EERIE yang dikembangkan pemburu alien untuk membagikan di mana saja ada penampakan UFO. Beruntung dengan Google Maps, sehingga mudah diakses. (Suara.com/ Dythia Novianty).

BACA SELANJUTNYA

Permudah Pengemudi, Google Maps Tambahkan Fitur Lampu Lalu Lintas