Jum'at, 07 Agustus 2020
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia : Sabtu, 04 Juli 2020 | 19:30 WIB

Hitekno.com - Bukan hal baru jika adegan sinetron Indonesia kerap kali membuatmu berpikir keras dan geleng-geleng kepala menontonnya. Terbaru, tulisan di nisan dalam adegan sinetron ini mencuri perhatian netizen. Kamu bisa temukan keanehannya?

Keanehan di tulisan nisan sinetron Indonesia ini menjadi viral di Instagram usai diunggah netizen dengan akun @awreceh.id pada Kamis (3/7/2020) lalu.

"Punteeen, kumenangis" tulis @awreceh.id dalam caption unggahan tersebut.

Pada screenshot adegan sinetron ini, nampak dua orang aktris yang tengah berbincang di depan makam seseorang bernama Effendi bin Jalli.

Tidak diketahui dengan pasti mengenai adegan dalam sinetron Indonesia ini, namun mata jeli netizen sukses menemukan keanehan yang tertera pada nisan makam tersebut.

Tulisan di nisan sinetron. (instagram/awreceh.id)

 

Nampak pada nisan ini tertulis tahun kelahiran 1893 dan tahun kematian yaitu 2020. Jika dihitung, sosok yang meninggal ini telah berusia lebih dari 120 tahun. Tahun kelahiran pada makam ini yang lalu dirasa aneh oleh netizen.

Viral di Instagram, menyadari keanehan pada tulisan di nisan sinetron Indonesia ini, berbagai komentar lalu ditinggalkan oleh netizen yang dibuat berpikir keras akan hal tersebut.

"Wahh pasti dulunya dia dibekukan biar bisa melihat masa depan" balas netizen dengan akun @mikaaail_29 menebak.

Tulisan di nisan sinetron. (instagram/awreceh.id)

 

"Wow, kakeknya kakeknya kakekku" komentar pemilik akun Instagram @iam_ksejeongg.

"Anak Matematika coba hitungin dong umur dia berapa, kumenangis males ngitung" ungkap netizen dengan akun @adeadean_.

"Positif aja, mungkin yang wafat Avatar" tulis pemilik akun Instagram @bostonilicious.

Dibuat berpikir keras karena tulisan di nisan sinetron ini, unggahan @awreceh.id yang viral di Instagram ini telah mendapat lebih dari 300 ribu likes dan ribuan komentar dari netizen.

BACA SELANJUTNYA

Bikin Kangen Umroh dan Haji, Foto Ini Ungkap Suasana Mekkah Tahun 1953