Senin, 06 Juli 2020
Agung Pratnyawan : Minggu, 21 Juni 2020 | 10:30 WIB

Hitekno.com - Facebook dan Twitter kembali menghapus video yang dipostingkan oleh akun milik Donald Trump. Hal ini bukan pertama kali terjadi pada presiden AS tersebut.

Paling baru, video yang dipostingkan Donald Trump berisikan dua balita. Video ini viral setelah salah satu orang tua anak-anak mengajukan klaim hak cipta, Jumat (19/6/2020).

Melansir laman CNN, Sabtu (20/6/2020), video ini memiliki lebih dari 4 juta tampilan di Facebook (FB) dan lebih dari 20 juta tampilan di Twitter (TWTR) sebelum diturunkan.

Video yang sekarang dihapus adalah edit kasar dan disebut menyesatkan, merupakan sebuah video viral tahun lalu yang menunjukkan seorang anak berkulit hitam dan seorang anak berkulit putih berlari dan saling berpelukan.

Versi yang diposting ke akun Trump membuatnya seolah-olah pertama kali muncul adalah anak kulit hitam melarikan diri dari anak kulit putih.

Seorang lelaki sedang mengunduh aplikasi Facebook. [shutterstock]

 

Jukin Media, sebuah perusahaan yang mewakili pembuat video termasuk orang tua yang memiliki video ini, mengatakan dalam pernyataan yang diberikan kepada CNN Business, Jumat sore.

"Baik pemilik video maupun Jukin Media tidak memberikan izin kepada Presiden untuk memosting video, dan setelah ulasan kami, kami percaya bahwa penggunaan kontennya secara tidak sah adalah contoh nyata pelanggaran hak cipta tanpa penggunaan yang adil atau pembelaan lainnya," jelasnya.

Jukin mengatakan dalam pernyataannya bahwa pihaknya telah mengirimkan permintaan penghapusan ke Twitter. Jukin tidak mengkonfirmasikan telah mengirim permintaan penghapusan ke Facebook, tetapi Andy Stone, juru bicara Facebook, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima keluhan hak cipta dari pemegang hak video ini di bawah Digital Millennium Copyright Act dan telah menghapus posting.

Twitter juga mengonfirmasi video yang dipostingkan Donald Trump itu dihapus setelah klaim hak cipta.

Itulah kenapa Facebook dan Twitter menghapus video yang dipostingkan Donald Trump, karena alasan hak cipta. (Suara.com/ Dythia Novianty).

BACA SELANJUTNYA

Berbahaya, Netizen Minta Pengguna Tinder Hati-hati dengan Gadis Cantik Ini