Senin, 06 Juli 2020
Dinar Surya Oktarini : Selasa, 16 Juni 2020 | 22:00 WIB

Hitekno.com - Pelaku kejahatan siber bisa melakukan apa saja dengan data pribadi pengguna yang tersedia di internet. Meskipun privasi online merupakan hak pengguna, namun ada saja pihak yang tak bertanggung jawab. 

Banyak pihak yang mencoba mencari celah untuk mendapatkan data pribadi serta memanfaatkannya. 

Ilustrasi hacker [Shutterstock].

Dilansir dari India Times, berikut lima (5) cara menjaga data pribadi tetap aman dan keamanan saat online di internet:

1. Kata sandi yang kuat

  • Kata sandi  atau password adalah salah satu cara untuk mengakses semua akun yang dimiliki pengguna karena terhubung ke alamat email dan media sosial.
  • Untuk membuat kata sandi yang kuat, bisa menggunakan aplikasi pengelola kata sandi. Selain itu, juga dapat mengunduh aplikasi yang memungkinkan untuk memantau smartphone yang dicuri atau hilang agar menjaga data yang ada di dalamnya tetap aman.
  • Kata sandi yang kuat umumnya terdiri dari kata-kata yang tidak familiar, tidak mudah ditebak, terdiri dari kombinasi huruf besar, huruf kecil, dan numerik.

2. Jangan simpan detail kartu kredit atau debit

  • Pastikan tidak menyimpan detail kartu kredit atau debit sembarangan. Pastikan aplikasi ini memiliki keamanan yang cukup, seperti App Store di iOS.
  • Terlebih ketika mendaftar dengan email untuk penawaran atau layanan baru, pastikan pengguna telah memeriksanya dengan benar. Lihat kolom FAQ untuk layanan berbayar mengenai kapan dan kemungkinan membatalkan atau mendapatkan pengembalian uang.

3. Tutupi kamera dan mikrofon

  • Pengguna bisa menutupi kamera dan mikrofon menggunakan plester atau selotip. Hal ini karena perusahaan teknologi umumnya secara teknis "mendengarkan" pengguna untuk menargetkan sesuatu.
  • Fungsi lain menutupi kamera dan mikrofon dengan plester adalah cara untuk membatasi akses peretas.

4. Gunakan Incognito Mode dan tutupi IP dengan VPN

  • Incognito Mode adalah salah satu cara yang bisa digunakan jika tidak ingin orang lain tahu apa yang dilakukan di internet. Sayangnya, mode ini tidak mampu menyembunyikan pengguna dari ISP atau pengiklan online. Karena itu bisa menggunakan layanan VPN untuk menutupi alamat IP pengguna.

5. Jaga aktivitas media sosial tetap pribadi

  • Jika pekerjaan tidak bergantung pada media sosial, pengguna sebaiknya tidak membagikan detail dan aktivitas kepada siapa pun.
  • Tidak hanya nama dan nomor telepon atau alamat email di akun media sosial, tetapi seseorang juga dapat menemukan lebih banyak informasi hanya dengan melihat profil pengguna.
  • Tergantung pada seberapa banyak kehidupan pribadi yang dibagikan di media sosial, hal inbi bisa memudahkan orang lain untuk mengetahui tempat kerja pengguna, di mana tinggal, afiliasi politik, restoran yang sering dikunjungi, bahkan nama-nama hewan peliharaan. Karena hal tersebut,  lebih baik menjaga aktivitas di media sosial.(Suara.com/Lintang Siltya Utami)

BACA SELANJUTNYA

Bikin Takut karena Pencurian Data Pribadi, Begini Cara Hapus Akun Zoom