Sabtu, 04 Juli 2020
Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta : Selasa, 02 Juni 2020 | 19:12 WIB

Hitekno.com - Didukung oleh netizen dan juga influencer ternama, gerakan Blackout Tuesday (juga disebut "Black Out Tuesday") bergema di media sosial. Tak hanya netizen, deretan aplikasi streaming populer mendukung gerakan ini sehingga hashtag #BlackOutTuesday memuncaki trending topik Twitter global.

Pantauan dari situs Trends24, hashtag #BlackOutTuesday mulai menempati deretan trending topik Twitter global pada pukul 12.30 WIB.

Hashtag #BlackOutTuesday memuncaki trending topik Twitter global setelah dicuitkan lebih dari 350 ribu kali oleh netizen.

Setelah dicuitkan ratusan ribu kali, hashtag ini akhirnya memuncaki trending topic Twitter global mulai pukul 16.00 WIB hingga artikel ini dibuat.

Tak hanya global, #BlackOutTuesday juga menempati 10 besar trending topik Twitter regional Indonesia.

Gerakan Black Out Tuesday. (Twitter/ JoyceMoments)

 

#BlackOutTuesday merupakan salah satu gerakan pendukung dari gerakan Black Lives Matter yang digaungkan oleh netizen Amerika Serikat.

Untuk mendukung gerakan #BlackOutTuesday, netizen tidak boleh mengunggah postingan apa-apa di media sosial, kecuali sebuah postingan dengan latar belakang hitam.

Gerakan ini sebagai aksi solidaritas atas kematian George Floyd.

Sebagai informasi, berbagai demonstrasi besar-besaran terjadi pada sejumlah negara bagian di Amerika Serikat setelah pria kulit hitam, George Floyd (46) mendapatkan kekerasan rasial hingga meninggal dunia oleh oknum anggota polisi Minneapolis.

Hashtag BlackOutTuesday jadi trending topik Twitter global. (Trends24.in)

 

Dia dicekik menggunakan lutut hingga akhirnya meninggal dunia pada hari Rabu (27/5/2020). Video kekerasan berbau rasial itu telah tersebar di internet.

Dikutip dari The Verge, aplikasi serta situs layanan streaming musik populer termasuk Spotify, Apple Music, Amazon Music, dan YouTube Music telah menjanjikan dukungan mereka untuk gerakan Black Out Tuesday.

Spotify akan menambahkan waktu hening selama 8 menit dan 46 detik ketika pengguna memilih daftar putar dan podcast di platform-nya.

Gerakan Black Out Tuesday dilakukan influencer dan netizen. (Twitter/ JoyceMoments)

 

Durasi waktu hening itu sama panjangnya dengan jumlah waktu saat perwira polisi Minneapolis Derek Chauvin, menjepit leher Floyd dengan lututnya.

Apple Music telah membatalkan program radio reguler Beats 1.

Sebaliknya, program itu digantikan untuk mempromosikan musik-musik yang diproduksi oleh musisi kulit hitam.

Amazon Music telah mengeluarkan cuitan untuk mendukung #BlackOutTuesday dan mereka berjanji akan menghentikan semua media sosial mereka pada hari ini (02/06/2020).

YouTube Music mendukung gerakan BlackOutTuesday. (Twitter/ yotubemusic)

 

Sementara YouTube Music juga mengeluarkan cuitan serupa dan ikut mendonasikan 1 juta dolar AS atau Rp 14,5 miliar ke Center for Policing Equity.

"2 Juni adalah Black Out Tuesday, hari pemutusan kolektif dari pekerjaan yang dimaksudkan untuk membantu orang-orang berefleksi dan bersatu mendukung komunitas kulit hitam. Spotify akan mendukung karyawan, teman, mitra, artis, dan pencipta kami dalam perjuangan melawan rasisme serta ketidakadilan," kata Spotify dalam blog resmi perusahaan.

Hingga artikel ini dibuat, hashtag #BlackOutTuesday masih kokoh di puncak trending topik Twitter global.

BACA SELANJUTNYA

Tak Baca Deskripsi Asal Kasih Bintang Satu, Pembeli Online Ini Bikin Miris