Sabtu, 04 Juli 2020
Agung Pratnyawan : Selasa, 26 Mei 2020 | 11:15 WIB

Hitekno.com - Tradisi merayakan hari lebaran dengan petasan masih banyak dilakukan di sejumlah tempat. Tidak sedikit yang jadi korban petasan, termasuk rumah warga.

Sebuah postingan viral di media sosial menampilkan jendela rumah seorang warga di Kabupaten Batang, Jawa Tengah menjadi korban petasan.

Kaca jendela rumah yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah itu hancur berkeping-keping lantaran sejumlah anak muda menyalakan petasan tak jauh dari lokasi.

"Ledakan mercon di Jalan Yos sudarso Batang mengakibatkan jendela rumah milik warga pecah," tulis akun @pekalonganinfo via Instagram.

Peristiwa yang terjadi pada hari Minggu (24/5/2020) itu tak sengaja terekam oleh kamera dan diunggah oleh akun @pekalonganinfo.

Gara-gara petasan, kaca rumah warga pecah (Instagram).

 

Dalam video berdurasi singkat itu, terdengar suara kaca yang pecah tak lama setelah mercon berhasil diledakkan.

"Wah, pecah po kae?" kata salah seorang pemuda. Wah, pecah ya itu?

"Pecah gaes, pecah. Pecah gaes," kata pemuda lainnya.

Gara-gara video viral di media sosial ini, netizen jadi ikut kesal dengan aksi mereka. Netizen mengecam tindakan para pemuda yang menyalakan petasan hingga membuat kaca rumah warga pecah berkeping-keping.

"Nyumet mercon kupinge disumpeli, ngeres bures ora gelem nyaponi. Ngono kuwi ngerepotke tanggane. Opo meneh nganti ngerusak jendelone wong," tulis @gendhut_ajah. Menyalakan mercon tapi telinganya ditutupi, bikin kotor enggak mau nyapu. Kayak gitu aja sudah merepotkan tetangga. Apalagi sampai merusak jendela orang.

"Nek ono wong loro jantung karo cah cilik bayi kan melas sih. Tradisi monggo tapi utek e dinggo," kata @rifqi_fitri. Kalau ada orang sakit jantung dan anak bayi kan kasihan sih. Tradisi ya silahkan tapi tolong otaknya dipakai.

Itulah video viral di media sosial yang menampilkan kaca jendela rumah jadi korban petasan. Netizen pun geram melihatnya. (Suara.com/ Ruhaeni Intan).

BACA SELANJUTNYA

Karyawannya Ketahuan Intip Pelanggan Lewat CCTV, Starbucks Buka Suara