Sabtu, 05 Desember 2020

CEK FAKTA: Benarkah Presiden Jokowi Bagi-bagi Kuota Internet 10 GB Gratis?

Kabar tersebut beredar lewat pesan berantai yang dikirim via Whatsapp.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Ilustrasi pesan berantai di WhatsApp. (Unsplash/Christian Wiediger)
Ilustrasi pesan berantai di WhatsApp. (Unsplash/Christian Wiediger)

Hitekno.com - Beredar kabar yang mengklaim pemerintah akan membagikan kuota Internet gratis sebesar 10 GB gratis kepada masyarakat. Kabar ini beredar lewat pesan berantai aplikasi WhatsApp.

Dalam pesan berantai ini menyatakan jika hal tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk menjaga komunikasi di kalangan masyarakat selama masa pandemi. Berikut adalah isi pesannya: 

"Meskipun kita diwajibkan untuk tetap di rumah tapi sangat penting untuk kita tetap berhubungan dengan kerabat maupun keluarga kita. Maka dari itu pemerintah bekerjasama dengan seluruh provider di Indonesia membagikan kuota sebesar 10 GB agar kita semua tetap berkomunikasi," demikian isi pesan yang beredar. 

Tak hanya itu, pengirim pesan tersebut juga menyertakan link yang bisa diakses di alamat https://www[dot]dirumahaja[dot]tech.

Namun, apakah isi pesan tersebut dapat dipercaya? Benarkah pemeintah membagikan 10 GB kuota Internet gratis?

PENJELASAN

Berdasarkan cek fakta dan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, dapat dipastikan bahwa pesan yang beredar lewat aplikasi Whatsapp itu berisi kabar hoaks atau kabar bohong. 

Pasalnya, menurut pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, pesan itu adalah upaya scam dari oknum yang tidak bertanggungjawab untuk meraup keuntungan dari korban. 

"Ini scam. Tujuannya mendapatkan keuntungan dari tampilan iklan dengan iming-iming membohongi korbannya dengan kuota internet," kata Alfons seperti dikutip dari akun Instagram @turnbackhoaxid. 

Hoaks kuota Internet gratis (Turnbackhoax.id).
Hoaks kuota Internet gratis (Turnbackhoax.id).

Tak hanya Alfons, pakar keamanan siber dari Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha juga menyatakan hal yang sama. 

Oknum sengaja menyertakan link yang apabila diklik akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk mencari keuntungan lewat klik dan juga upaya malware atau peretasan terhadap data pengguna telepon seluler. 

Selain itu, dari hasil penelusuran lebih lanjut, laman yang disertakan dalam pesan tersebut berdomain blogspot. Oknum juga memiliki blogspot lain dengan alamat: cara100gbgratis [DOT]blogspot[DOT]com dan kuotaramadhan[DOT]tech. 

KESIMPULAN

Dari penjelasan cek fakta di atas, para pengguna Internet diharapkan untuk lebih berhati-hati apabila menerima pesan yang berbentuk semacam itu. Dapat dipastikan bahwa pesan di atas memuat informasi palsu atau kabar hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. (Suara.com/ Ruhaeni Intan).

Terkait

Terkini