Rabu, 23 September 2020
Agung Pratnyawan : Selasa, 05 Mei 2020 | 21:00 WIB

Hitekno.com - Beredar video yang mengklaim telah terjadi penangkapan maling yang berubah menjadi anjing. Dalam video yang beredar diklaim seorang maling berkepala anjing tertangkap dan menggerkan warga Cawas, Klaten, Jawa Tengah.

Rekaman video yang diklaim penangkapan maling berkepala anjing ini beredar luas di aplikasi berbagi pesan, Whatsapp.

Menurut narasi yang beredar, masyarakat Klaten diminta waspada, terlebih lagi untuk mereka yang tengah berjaga.

Berikut ini narasi yang disertakan dalam video viral yang meresahkan warga Klaten.

“Untuk rekan-rekan yang sedang berjaga harap berhati-hati. Sekadar info lokasi Klaten Cawas maling berhasil ditangkap, namun dengan kondisi kepala sudah berubah menjadi kepala anjing, harap berhati-hati dan jangan lupa berdoa agar kita terselamatkan dari hal-hal yang buruk, amin”

CEK FAKTA, Konten yang mengklaim penangkapan maling berkepala anjing di Klaten (turnbackhoax.id)

Benarkah ada penangkapan maling berkepala anjing di Klaten?

Penjelasan

Berdasarkan cek fakta dan penelusuran turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Minggu (3/5/2020), diketahui bahwa video tersebut bukanlah video penangkapan maling seperti klaim yang beredar.

Video yang sebenarnya telah diunggah ke Youtube pada 29 April 2020 di kanal Jawa.Nusantara bgs.priyanta dengan judul "penangkapan beruang madu yg lepas di daerah nanggulan, sentolo, pengasihan, kulonprogo".

Rekaman yang asli merupakan video penangkapan beruang madu di daerah Kulonprogo yang lepas beberapa waktu lalu.

Dalam keterangannya, kanal Youtube Jawa.Nusantara bgs.priyanta. juga menjelaskan, "penangkapan beruang madu yang lepas menghantui jogja barat".

Penjelasan CEK FAKTA, video asli adalah penangkapan beruang madu di Kulonprogo (Youtube)

Berita lepasnya beruang madu ini juga dimuat SuaraJogja.id dalam artikel berjudul "Kepala Konservasi Sebut Beruang Madu yang Lepas Karena Kelalaian Petugas" dan "Sempat Tak Mempan Dibius, Dua Beruang Madu yang Lepas Berhasil Ditangkap".

Dua artikel itu ditayangkan pada Kamis, 30 April 2020. Berikut ini kutipan beritanya.

Sebanyak dua ekor beruang madu sempat lepas dari Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta atau Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, Dusun Paingan, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Rabu (29/4/2020) sore.

Dua beruang yang lepas dari kandang tersebut berjenis kelamin betina yang berusia 5 tahun dan jantan yang berusia 8 tahun dengan tinggi sekitar 120 cm. Keduanya berhasil dievakuasi dari pemukiman warga dan dikembalikan ke kandangnya berselang empat jam.

Beruang betina yang pertama berhasil tertangkap dengan menggunakan jaring oleh petugas WRC pada sekitar pukul 17.30 WIB. Sementara beruang jantan baru bisa dievakuasi sekitar pukul 22.00. Selain lantaran medan yang gelap, beruang terakhir sulit ditangkap lantaran tak mempan dibius.

"Sudah mendekati pemukiman warga, sempat ditembak bius 3 kali namun hanya sekali yang berhasil kena sasaran. Kondisi beruang juga masih sangat kuat tenaganya," ungkap Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Kulonprogo, Untung Suripto, Rabu (29/4/2020) malam.

Kesimpulan

Jadi, hasil cek fakta video yang mengklaim bahwa terjadi penangkapan maling berkepala anjing ini termasuk dalam False Context atau Konten yang Salah.

False context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada. (Suara.com/ Rifan Aditya).

Referensi

https://jogja.suara.com/read/2020/05/02/162454/beredar-info-maling-berkepala-anjing-tertangkap-di-cawas-ini-faktanya

https://jogja.suara.com/read/2020/04/30/092500/kepala-konservasi-sebut-beruang-madu-yang-lepas-karena-kelalaian-petugas

https://jogja.suara.com/read/2020/04/30/085357/sempat-tak-mempan-dibius-dua-beruang-madu-yang-lepas-berhasil-ditangkap

BACA SELANJUTNYA

Cek Fakta: Benarkah Ada Dokumen WHO yang Tidak Menganjurkan Pakai Masker?