Senin, 01 Juni 2020
Dinar Surya Oktarini : Senin, 06 April 2020 | 19:00 WIB

Hitekno.com - Sejak kebijakan pemerintah untuk tidak beraktivitas di luar rumah dan menganjurkan untuk belajar dan bekerja dari rumah jika tidak darurat. Dengan adanya gerakan #DiRumahAja dan juga menjaga jarak fisik sesuai arahan WHO, semakin banyak orang mengandalkan internet untuk bekerja dan belajar.

Melonjaknya penggunaan internet akan membuat kecepatan internet yang melambat dan kondisi tersebut bisa menghambat produktivitas. Dilansir laman Science Alert, Senin (6/4/2020), berikut lima tips yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kecepatan internet di rumah:

1. Alasan mengapa internet lambat

Ada banyak alasan mengapa kecepatan internet pengguna lambat. Penggunaan Internet memerlukan koneksi yang andal antara perangkat dan tujuan, yang mungkin merupakan server yang secara fisik terletak di tempat yang jauh.

Koneksi pengguna ke server itu bisa melewati ratusan perangkat dalam proses perjalanannya. Masing-masing perangkat dalam proses itu hingga mencapai tujuan memiliki potensi kegagalan atau titik lemah. Jika satu titik di sepanjang jalur ini tidak berfungsi secara optimal, ini dapat secara signifikan mempengaruhi pengalaman internet pengguna.

Server web khususnya sering dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal, termasuk serangan Denial of Service (DOS), di mana lalu lintas yang berlebihan menyebabkan kemacetan di server.

Meskipun pengguna tidak memiliki kendali atas hal-hal ini dari jaringan rumah, bukan berarti pengguna tidak memiliki opsi untuk meningkatkan kecepatan internet.

2. Penguat sinyal Wi-Fi

Jalur akses (router nirkabel) di jaringan rumah pengguna digunakan untuk menghubungkan perangkat ke penyedia layanan internet pengguna. Sebagian besar titik akses menyediakan sinyal nirkabel dengan saluran terbatas yang dapat mengalami gangguan dari sinyal terdekat, contohnya adalah sinyal dari tetangga pengguna.

Ilustrasi wifi di smartphone. [Shutterstock]

"Saluran" adalah sejenis "pipa" virtual yang digunakan untuk mentransfer data.

Meskipun perangkat pengguna dirancang untuk menghindari gangguan dengan berpindah saluran secara otomatis, itu mungkin membantu untuk memeriksa pengaturan router pengguna karena beberapa perangkat ditetapkan ke saluran tunggal secara default.

Saat mencoba berbagai opsi untuk mengurangi interferensi, disarankan untuk memilih saluran 1, 6, atau 11 karena dapat membantu meminimalkan masalah (untuk nirkabel 2.4GHz).

BACA SELANJUTNYA

5 Tips Jaga Orang Tua Tetap Aman Berselancar di Internet