Sabtu, 30 Mei 2020
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia : Selasa, 31 Maret 2020 | 14:00 WIB

Hitekno.com - Belum lama ini voice note yang dikirimkan Dr Tirta membuat geger media sosial khususnya Twitter usai beredar luas di WhatsApp. Dalam voice note tersebut, sosok dokter ini menyebut bahwa Jakarta akan segera lockdown demi pencegahan penyebaran virus corona.

Tersebar luas ke berbagai WhatsApp grup, banyak yang lalu menganggap bahwa voice note Dr Tirta ini berisi pesan hoaks. Pasalnya, pemerintah hingga kini masih belum memberikan kebijakan apapun terkait lockdown.

Dalam voice note tersebut, terdengar Dr Tirta menjelaskan bahwa dirinya bersama staf khusus Presiden akan segera membuat keputusan mengenai lockdown di Jakarta mulai Senin (30/3/2020) lalu.

"Hallo guys, Asalamualaikum WRBB laporan D2 dari rumah sakit, Alhamdulillah Belva dan stafsus Presiden menghubungi saya. So kita tadi mengadakan rapat terbatas. Usul karantina wilayah akan segera di-acc Jakarta mulai hari Senin kita akan di-lockdown semua dan tidak bisa masuk dan keluar masuk di Jakarta," ucap Dr Tirta dalam voice note tersebut.

Beredarnya voice note di WhatsApp cukup cepat hingga membuat geger banyak pihak. Salah satu pengguna Twitter yang mengunggah penggalan voice note tersebut adalah @digeeembok pada Senin (30/3/2020).

Voice note Dr Tirta. (twitter/digeeembok)

 

Karena namanya diseret dalam penyebaran voice note ini, mendahului Dr Tirta, Belva Devara selaku staf khusus Presiden menjelaskan bahwa belum ada keputusan apapun mengenai karantina wilayah Jakarta.

"Klarifikasi sedikit, karantina wilayah Jakarta belum ada keputusan. Itu keputusan Presiden," tulis @AdamanBelva membalas cuitan @digeeembok tersebut.

Sempat membuat heboh hingga nama Dr Tirta nangkring di kolom Trending Twitter Indonesia, Dr Tirta lalu memberikan konfirmasinya di akun Instagram pribadi miliknya @dr.tirta pada Selasa (31/3/2020).

Dr Tirta lalu meminta maaf untuk voice note yang beredar tersebut. Menurutnya voice note tersebut merupakan penjelasan yang dirinya berikan pada salah satu anggota grup WhatsApp mengenai regulasi melakukan lockdown.

Voice note Dr Tirta. (instagram/dr.tirta)

 

Lebih lanjut, dirinya mengaku sama sekali tidak mengetahui jika voice note yang ia kirimkan tersebut bisa sangat membuat geger dan viral.

"Saya meminta maaf banget, kalau voice note itu jadi viral. Saya minta maaf ke warga negara dan pemerintah," ujarnya menjelaskan.

Sudah mengklarifikasi dan meminta maaf atas beredarnya voice note dirinya mengenai lockdown Jakarta, video Dr Tirta yang diunggah ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 878 ribu kali sejak diunggah beberapa jam yang lalu.