Rabu, 27 Mei 2020
Agung Pratnyawan : Senin, 30 Maret 2020 | 15:39 WIB

Hitekno.com - Pemerintah Malaysia mengambil langkah cukup berani dalam menghadapi pandemi virus corona COVID-19 ini Malaysia memutuskan untuk menggratiskan akses internet.

Diwartakan New Straits Times (27/3/2020), pemerintah menggandeng perusahaan telekomunikasi untuk menyediakan internet gratis kepada masyarakat.

Internet gratis ini diberikan selama periode Movement Control Order (MCO) yang dimulai pada 1 April 2020 mendatang.

Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin mengatakan pemerintah telah mengalokasikan 600 juta ringgit atau setara Rp 2,2 triliun untuk Prihatin Rakyat Economic Stimulus Package.

"Untuk industri telekomunikasi dan multimedia, beberapa paket khusus akan diperkenalkan dengan kerjasama perusahaan layanan telekomunikasi." kata Muhyiddin Yassin seperti dimuat New Straits Times.

Dan masih ada tambahan 400 juta ringgit Malaysia untuk investasi peningkatan jangkauan jaringan dan kemampuan penyediaan jaringan telekomunikasi dengan kualitas tinggi.

Tak hanya internet gratis, pemerintah Malaysia juga menyiapkan diskon 15 hingga 50 persen untuk tagihan listrik kepada rakyatnya.

Ilustrasi jaringan internet. (unsplash/ Thomas Jensen)

 

Disebutkan kalau diskon tagihan listrik ini dengan batas maksimum 600 kilowatt per bulan selama masa MCO berlangsung.

Pemerintah Malaysia sendiri telah menyiapkan dana 30 juta ringgit untuk memberikan diskon tagihan listrik kepada seluruh warganya.

"Diskon ini akan berlaku untuk periode enam bulan mulai bulan depan. Sementara itu, diskon dua persen (untuk tagihan listrik untuk sektor-sektor yang terlibat diumumkan dalam paket stimulus ekonomi sebelumnya) dapat terus dinikmati oleh semua rumah tangga." kata perdana Menteri Malaysia.

Apa yang dilakukan pemerintah Malaysia ini dalam rangka mengurangi beban warga ketika harus berdiam diri di rumah menghindari penularan virus corona.

Terutama untuk internet gratis, warga Malaysia bisa menjadikannya sebagai sarana kerja dari rumah atau hiburan agar betah di rumah saat pandemi virus corona.