Jum'at, 10 April 2020

Sibuk Kerja di RS, Perawat Ini Menangis Tahu Rak Supermarket Kosong

Panic buying ternyata membuat petugas medis ini kehabisan stok makanan sehat.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
cloud_download Baca offline
Ilustrasi perempuan bersedih. (Pixabay/ Ulrike Mai)
Ilustrasi perempuan bersedih. (Pixabay/ Ulrike Mai)

Hitekno.com - Virus corona Covid-19 ternyata membuat efek panic buying juga terjadi pada salah satu daerah di Inggris. Seorang perawat yang menangis karena kehabisan stok makanan di supermarket ini membuat netizen ikut sedih.

Lebih parahnya lagi, perawat tersebut merupakan seseorang yang berjuang di garis depan dalam memerangi virus corona.

Sebagai referensi, berdasarkan situs JHU CSSE (kumpulan data dari WHO, CDC, ECDC, NHC, dan DXY) virus corona telah merebak di Inggris dan menginfeksi 5.067 orang per tanggal 22 Maret 2020.

Sebanyak 234 orang telah meninggal dan 67 orang telah pulih.

Dawn Bilbrough, seorang perawat yang khusus menangani pasien kritis membuat netizen ikut bersedih setelah mendengarkan curahan hatinya.

Perawat ini curhat sambil menangis ketika tahu rak-rak supermarket kosong. (Facebook/ Dawn Bilbrough)
Perawat ini curhat sambil menangis ketika tahu rak-rak supermarket kosong. (Facebook/ Dawn Bilbrough)

 

Postingan video milik Dawn Bilbrough viral di Facebook setelah mendapatkan lebih dari 8.100 Like dan dibagikan lebih dari 28 ribu kali.

Dalam video, Bilbrough menjelaskan bahwa dirinya keluar sebentar dari "48-hour shift" untuk pergi ke supermarket.

Ia mengunggah video yang menampakkan bahwa dirinya berkaca-kaca setelah tahu tidak ada buah dan sayuran pada rak-rak yang telah kosong di supermarket.

Menurut laporan dari BBC, perawat berusia 51 tahun ini bekerja pada salah satu rumah sakit di West Yorkshire, Inggris.

"Jadi aku baru saja keluar dari supermarket. Tidak ada buah dan sayuran. Aku menangis di sana. Aku seorang perawat pasien kritis yang baru saja menyelesaikan 48 jam kerja. Aku hanya ingin memasukkan beberapa barang selama 48 jam ke depan. Tidak ada buah, tidak ada sayuran dan aku tidak tahu bagaimana seharusnya aku tetap sehat. Tolong hentikan semua ini (panic buying), tolong hentikan. Orang-orang sepertiku akan menjaga kamu ketika kamu sakit dalam titik terendah. Aku mohon, tolong hentikan ini," kata Dawn Bilbrough dalam video viral di Facebook.

Data korban virus corona di Inggris per 22 Maret 2020. (JHU CSSE)
Data korban virus corona di Inggris per 22 Maret 2020. (JHU CSSE)

 

Video viral tersebut memancing netizen untuk ikut memberikan semangat serta empatinya kepada perawat itu.

Bahkan tak sedikit netizen yang menawarkan bantuan kepada Dawn Bilbrough.

"Hai, aku menyesal melihat ini terjadi. Aku telah mengirimkanmu pesan untuk mengetahui apakah kamu tertarik dengan bantuan yang akan aku berikan. Tetaplah aman dan sehat, kami membutuhkanmu," kata Ann Borrell.

Dikutip dari UNILAD, Perdana Menteri Britania Raya, Boris Johnson, mengklaim dan memastikan bahwa rantai pasokan yang dimiliki negara mereka sangat baik sehingga tidak ada alasan untuk toko-toko yang kosong.

Pejabat setempat juga menghimbau warganya agar tidak melakukan panic buying di tengah wabah virus corona karena hal tersebut bisa merugikan orang lain.

Video viral di Facebook mengenai perawat yang menangis karena kehabisan makanan sehat ini membuat kita harus tersadar betapa merugikannya panic buying terutama bagi petugas medis yang ada di garis depan melawan virus corona.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Terkait

Terkini