Selasa, 07 April 2020

Buat Grup WhatsApp Ibu-ibu, Penjual Sayur Ini Dukung Social Distancing

Mendukung himbauan pemerintah, seorang tukang sayur diketahui melakukan sesuatu yang tak terduga dan pintar demi meminimalisir pertemuan langsung.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi WhatsApp. (unsplash/Jamie Street)
Ilustrasi WhatsApp. (unsplash/Jamie Street)

Hitekno.com - Sejak Presiden Joko Widodo menetapkan masyarakat untuk lebih mengurangi aktivitas di luar rumah, hal ini dilakukan dalam usaha untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19. 

Tak hanya itu, pemerintah juga meminta masyarakat untuk melakukan social distancing atau menjaga jarak, mengurangi perjumpaan atau kontak fisik. Mendukung himbauan pemerintah, seorang tukang sayur diketahui melakukan sesuatu yang tak terduga dan pintar demi meminimalisir pertemuan langsung.

Dibagikan oleh akun Twitter @tjapoenglaut pada 17 Maret, pemilik akun membagikan kisah tentang tukang sayur yang tak diketahui identitasnya tersebut. Menurut penuturannya, tukang sayur itu membuat grup WhatsApp berisi para ibu satu RW.

Menariknya, ia meminta ibu-ibu itu untuk menuliskan pesanan yang akan dibeli dan dengan sukarela akan ia antarkan ke masing-masing rumah.

"Tukang sayur buat WA grup, isinya ibu-ibu se RW. Diminta menulis pesanan yang akan dibeli kemudian diantarkan ke teras rumahnya masing-masing. 'Tidak perlu bertemu di titik kumpul, mengikuti himbauan bapak Presiden @jokowi' begitu pesannya. He is smart," tulis pemilik akun @tjapoenglaut dalam kolom keterangan.

Postingan warganet aksi tukang sayur dukung social distancing. [Twitter]
Postingan warganet aksi tukang sayur dukung social distancing. [Twitter]

Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 8 ribu kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang memuji tukang sayur tersebut.

"Tukang sayur yang keren. Semoga yang lain juga punya ide cemerlang jurus penangkal pandemi Corona ini," tulis akun @SahabatSaber.

"Keren banget abangnya. Coba usul ke tukang sayur perumahan ah," ungkap @ateqahmad.

"Inovasi sayur gerobak," komentar @tua_kladi.

"Mantap. Btw gimana cara bayarnya? Catet, tinggalin di teras, transfer, ovo, atau gopay?" tambah @boncusho.

"Tukang sayur zaman now," cuit @khairil0760.(Suara.com/Lintang Siltya Utami)

Terkait

Terkini