Minggu, 29 Maret 2020

Simak 5 Panduan Badan Siber dan Sandi Negara Ini Buat yang Kerja dari Rumah

Rumah bukan tempat alami untuk bekerja dan karenanya lebih menantang ketimbang bekerja di kantor.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi mengetik di laptop, (Pixabay/Pexels)
Ilustrasi mengetik di laptop, (Pixabay/Pexels)

Hitekno.com - Melalui akun media sosialnya, Badan Siber dan Sandi Negara mengeluarkan lima panduan keamanan bagi para pekerja, staf, karyawan yang mengikuti kebijakan pemerintah untuk bekerja dari rumah. 

Panduan BSSN untuk keamanan dan kenyamanan masyarakat berinteraksi di ruang siber saat itu di antaranya:

1. Waspadai social engineering

BSSN mengimbau masyarakat yang bekerja dari rumah agar waspada terhadap sejumlah kegiatan untuk mendapatkan informasi rahasia/penting dengan cara menipu pemilik informasi tersebut.

Caranya dengan tidak asal membuka email dan tautan (link) yang mencurigakan atau berasal dari sumber tak terpercaya.

Perlu diingat, kehadiran berbagai teknologi yang memudahkan kehidupan tidak cukup aman membantu orang-orang saat bekerja di rumah.

Ketika bekerja di rumah, para peretas (hacker) mengetahui bahwa staf/karyawan yang bekerja atau belajar dari rumah akan mengandalkan informasi dari koneksi internet seperti email, group chat, hingga media sosial.

Kondisi itu dapat dimanfaatkan hacker untuk meretas data dan informasi dengan menggunakan situs palsu yang menyerupai situs aslinya (metode phising) dan mempermainkan psikologi korban dengan berbagai modus. Misalnya mengirimkan kabar sesuatu yang mendesak atau urgen.

2. Amankan jaringan internet rumah

Ilustrasi mengetik di laptop, (Pixabay/picjumbo_com)
Ilustrasi mengetik di laptop, (Pixabay/picjumbo_com)

 

Jaringan internet Wifi sebaiknya dikontrol dengan internet router atau wireless access point. Keamanan jaringan internet tanpa kabel harus terus kamu perhatikan dengan memperhatikan tips berikut ini:

Ubah kata kunci (password) bawaan pabrik (default) dengan kata kunci baru.
Pastikan hanya orang-orang terpercaya yang mengetahui password.
Buat password yang unik, panjang, mudah diingat tapi sulit ditebak.

3. Password kuat

Contoh rekomendasi kata sandi adalah yang memiliki huruf besar dan huruf kecil, deret angka, serta tanda baca (koma, titik, tanda seru, tanda tanya, tambah, kurang, dan sebagainya).

Contoh kata sandi rekomendasi BSSN: N4nt!QT4c3r1t4T+Gt0d4y

Gunakan password yang berbeda-beda untuk setiap akun dan layanan yang digunakan. Mulai dari email, database, dan sistem online lainnya. Kemudian selalu gunakan multi-otentikasi atau otentikasi multifaktor (Multifactor Authentication/ MFA).

4. Pastikan software terupdate

Anda juga harus memastikan semua perangkat lunak/software yang berjalan di perangkat maupun sistem elektronik dalam keadaan paling terbaru atau terupdate.

Ini penting agar peretas tidak memanfaatkan celah keamanan dari software yang kita gunakan. Celah keamanan ini akan ditutup melalui update yang diberikan oleh pengembang software.

Terapkan sistem perbarui otomatis (automatic update) sehingga ketinggalan sistem keamanan terbaru.

5. Batasi akses anak, keluarga, dan tamu

Tantangan bekerja di rumah jauh lebih besar ketimbang di kantor. Terlebih jika Anda sudah berkeluarga. Perlu dipastikan anggota keluarga memahami untuk tidak menggunakan perangkat elektronik pribadi atau alat kerja yang lain.

Terkait

Terkini