Sabtu, 19 September 2020
Dinar Surya Oktarini : Jum'at, 13 Maret 2020 | 13:30 WIB

Hitekno.com - Acara teknologi terbaru, konferensi pengembang Microsoft Build terkena dampak virus corona yang tengah mewabah di seluruh dunia.

Rencananya konferensi pengembang raksasa perangkat lunak tersebut akan diadakan di Seattle dari 19 Mei hingga 21 Mei.

Namun karena adanya virus corona, pihak Microsoft memutuskan untuk menjadikannya acara digital atau virtual.

Microsoft memutuskan untuk menggelar acara terbesarnya tersebut karena mengutamakan kesehatan dan mengindari kerumunan untuk mencegah penyebaran virus corona yang lebih besar. 

Kabar mengenai hal ini diungkapkan seorang juru bicara Microsoft dan mengirimkan pernyataan ini.

Microsoft

 

Dilnsir dari laman The Verge, begini pernyataan dari Microsoft, ''Keamanan komunitas kami adalah prioritas utama. Mengingat rekomendasi keselamatan kesehatan untuk Washington State, kami akan memberikan acara Microsoft Build tahunan kami untuk pengembang secara digital, sebagai pengganti acara tatap muka. Kami berharap dapat menyatukan ekosistem pengembang kami dalam format virtual baru ini untuk belajar, terhubung dan kode bersama.'' tulis Microsoft.

Perhelatan Build yang merupakan acara tahunan ini merupakan acara besar Microsfoft, meskipun berfokus pada pengembang.

Pembuat perangkat lunak biasanya menggunakann Build untuk melihat perubahan terbaru untuk Windows, Office dan perangkat lunak dan layanan lainnya.

Microsoft berencana untuk mengungkapkan lebih banyak tentang rencana layar ganda di acara Build tahun ini untuk Android dan Windows 10x.

Penundaan acara Microsoft ini mengikuti langkah serupa yang diambil Google untuk membatalkan acara pengembang I/O sendiri dan banyak acara lainnya.

Langkah ini sangat penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat dan mencegah penyebaran virus corona yang semakin besar.

Beberapa perusahaan teknologi besar akan memutar konferensi ke virtual yang dibatalkan karena virus corona, seperti yang dilakukan Microsoft dan Google.

BACA SELANJUTNYA

Bukan Microsoft, Oracle Klaim Akan Jadi Mitra TikTok di AS