Selasa, 20 Oktober 2020
Dinar Surya Oktarini : Sabtu, 07 Maret 2020 | 16:32 WIB

Hitekno.com - Saat virus corona mewabah di Jepang, terdapat kisah unik yang terjadi dan jarang dialami dalam masa-masa sulit seperti sekarang. 

Seorang pengguna Twitter asal Jepang @shihon029 membagikan awal kisah cintanya. Melalui cuitan yang diunggah Minggu (1/3/2020) kemarin, ia menceritakan bagaimana ia bertemu dengan lelaki yang disukainya.

Saat itu ia sedang membeli kertas toilet yang mana menjadi barang langka akibat panic buying akibat merebaknya virus corona di negara Sakura tersebut.

Tepat ketika akan membayar, ia mendengar seorang lelaki bertanya kepada salah satu apoteker apakah ada stok tisu toilet yang tersisa di gudang.

Sang pegawai menjawab stok sudah kosong dan hal itu membuat lelaki yang tidak disebutkan identitasnya ini kecewa.

Ilustrasi pasangan. (Unsplash/ Brooke Cagle)

 

Saat Shi Hon mengangkat kepalanya, ia melihat sang lelaki tak jauh darinya. Jadi, Shi Hon memutuskan untuk menawari dua gulung tisu toilet dari satu pak yang dibelinya.

Bahkan, Shi Hon menawarkan jumlah lebih jika dua gulung dirasa tidak cukup. Namun sang lelaki mengatakan dua gulung saja cukup karena ia tinggal seorang diri.

Tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk bertukar nomor telepon dan setelah itu sang lelaki mengirim pesan ke aplikasi Line Shi Hon.

"Terima kasih atas bantuannya. Kau benar-benar menyelamatkanku. Aku ingin menunjukkan rasa terima kasihku secara benar, jadi apakah kau mau makan malam bersamaku?" tulis sang lelaki, dilansir World of Buzz.

Mendapat pesan tersebut, Shi Hon bingung dan bertanya pada pengikutnya di Twitter. Apakah itu benar-benar ajakan berkencan dengan lelaki yang baru ditemuinya di apotek?

Kisah Shi Hon pun seketika viral di Twitter dengan 54 ribu orang membagikan kisahnya.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.(Suara.com/Rosiana Chozanah)

BACA SELANJUTNYA

Laboratorium Vaksin Virus Corona Diduga Jadi Terget Peretas Rusia, Waduh!