Sabtu, 08 Agustus 2020
Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta : Minggu, 23 Februari 2020 | 14:00 WIB

Hitekno.com - Hobi menonton film ternyata bisa berdampak negatif bagi orang yang tidak mencerna isi film dengan baik. Seorang remaja laki-laki ini harus ditangkap polisi karena merampok minimarket dengan sebuah pisau buah.

Cukup absurd, kabar tersebut beredar viral di Singapura karena remaja itu juga tak sukses saat merampok.

Remaja yang mengalami "bad luck" tersebut hanya mendapatkan hasil rampokan berupa enam bungkus rokok dan sebuah burger ayam dari lemari es.

Menurut laporan dari Channel News Asia, pengadilan di Singapura harus memproses kasus hukum dari remaja super absurd ini.

Seorang remaja berusia 18 tahun bernama Jason Seow memutuskan untuk menjadi perampok setelah terinspirasi film Fast and Furious.

Ilustrasi perampok dengan pisau. (Pixabay/ leo2014)

 

Tak seperti adegan di film Fast and Furious yang penuh dengan aksi kejar-kejaran mobil, aksi perampokan remaja ini justru tidak sehebat di film.

Namun yang membuat kasus unik adalah Jason sempat mengucapkan terima kasih kepada penjaga minimarket karena telah mengizinkannya merampok.

Meski cukup absurd, setidaknya perampok ini mempunyai sedikit sopan santun.

Aksi perampokan terjadi pada 03 Agustus 2019. Saat itu, pukul 00.30 dini hari waktu setempat, Jason mulai berjalan dan menyembunyikan pisau buah di sakunya.

Begitu sampai di 7-Eleven, Jason berpura-pura membeli cokelat dan meletakkan di meja kasir.

Penjaga minimarket yang berusia 21 tahun sangat kaget ketika Jason tiba-tiba mengeluarkan pisau buah untuk mengancamnya.

Ilustrasi pisau buah. (Pixabay/ moritz320)

 

Jason menyuruh sang korban untuk mengosongkan mesin kasir dan meletakkan beberapa rokok di atasnya.

Namun korban hanya bisa mendapatkan beberapa bungkus rokok karena dia tidak bisa mengakses brankas di mesin kasir.

Dilansir dari World of Buzz, Jason kemudian mengambil enam bungkus rokok dan burger ayam dari lemari es.

Setelah mengucapkan terima kasih, Jason membuat pingsan penjaga minimarket dengan mencekiknya untuk menunda polisi datang.

Kasus Jason akan diputuskan pada 28 Februari 2020 untuk mengetahui berapa lama ia akan dihukum.

Setelah diringkus oleh polisi, Jason mengaku bahwa dirinya bersalah dan terinspirasi oleh film untuk melakukannya.

Jason merasa lapar dan tidak punya uang untuk membeli makanan sehingga nekat melakukan aksi perampokan.

Ini merupakan catatan kriminal pertama kali yang dilakukan oleh Jason sehingga mungkin hukuman yang diterima Jason bisa lebih ringan lagi.

Atas aksinya yang viral di Singapura ini, remaja laki-laki yang beralih menjadi perampok karena terinspirasi film tersebut sudah meminta maaf secara terbuka karena merasa perbuatannya membuat malu keluarga.

BACA SELANJUTNYA

Bikin Mikir, Persyaratan Lowongan Kerja Tak Masuk Akal Ini Viral