Kamis, 13 Agustus 2020
Agung Pratnyawan : Senin, 10 Februari 2020 | 20:15 WIB

Hitekno.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menargetkan Indonesia punya beberapa starup unicorn baru pada 2024 mendatang. 

Unicorn atau startup dengan valuasi lebih dari satu miliar dolar AS menjadi indikasi penting dalam perkembangan startup suatu negara. Kominfo sendiri menargetkan ada tiga startup baru pada 2024 mendatang.

"Kementerian Kominfo itu ditargetkan oleh Pak Presiden nanti di 2024 ada tiga unicorn baru," Plt Direktur Pemberdayaan Informatika Kominfo, Slamet Santoso, dalam kick-off Seleknas Produk TIK 2020 di Jakarta, Senin (10/2/2020).

Untuk mencapai target tersebut, Kominfo telah memiliki tiga program yaitu SMK coding, mengajarkan siswa SMK menjadi programmer, kemudian 1000 Startup, yang tahun ini berada di 16 lokasi, dan Seleksi Nasional Produk TIK 2020.

"Jadi, tiga ini, kalau kaya Piramida itu di paling bawah untuk menuju ke tiga unicorn itu," kata Slamet.

Menurut Slamet, semua sektor berpotensi menumbuhkan startup baru, terlebih pengembangan startup telah masuk dalam Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020- 2024.

Dalam rencana tersebut tujuh sektor, yaitu pertanian, perikanan, edukasi, kesehatan, pariwisata, maritim dan logistik, yang menjadi titik pengembangan startup.

"Jadi, tujuh ini masih kemungkinan, tapi kalau saya lihat dari tahun tahun kemarin, itu heavy-nya lebih ke tourism, agriculture, sama logistik," ujar Slamet.

Johnny G. Plate. ((suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

 

Sebelumnya, beberapa waktu lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate mengisyaratkan akan ada perusahaan rintisan yang menjadi unicorn tahun ini.

Tak hanya unicorn baru, menurut Johnny akan ada unicorn yang naik kelas jadi decacorn tahun ini.

Indonesia saat ini memiliki empat perusahaan rintisan yang menembus tingkatan unicorn, yaitu Bukalapak, Tokopedia, Traveloka dan OVO.

Sementara, Gojek telah berhasil menembus strata decacorn, satu tingkat di atas unicorn dengan valuasi minimal 10 miliar dolar AS.

Bisakah Kominfo merealisasikan Indonesia memiliki setidaknya tiga startup unicorn baru pada 2024 mendatang. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

BACA SELANJUTNYA

Hanya 5 Persen Penduduk Indonesia yang Download Aplikasi PeduliLindungi