Rabu, 26 Februari 2020

Bujuk Remaja Bugil Lewat Akun Instagram, Agensi Palsu Ini Diburu Polisi

Agensi model palsu ini rata-rata mengincar korbannya yang masih duduk di SMA.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
cloud_download Baca offline
Ilustrasi melepas pakaian. (Pixabay/ Gerd Altmann)
Ilustrasi melepas pakaian. (Pixabay/ Gerd Altmann)

Hitekno.com - Sebuah agensi model palsu meresahkan orang tua pada beberapa SMA di Inggris. Menggunakan akun Instagram, mereka menyasar para remaja untuk dibujuk menjadi model hingga dipaksa untuk melucuti pakaian.

Agensi model palsu tersebut mendekati para korban melalui akun Instagram dan berpura-pura sebagai agensi model profesional.

Modus yang digunakan adalah agensi model itu akan meminta korbannya yang rata-rata masih berusia muda atau remaja menjadi model pakaian favorit mereka.

Kemudian para remaja yang menjadi korban akan diminta untuk melakukan pemotretan dengan pakaian bikini.

Sebagai pemotretan akhir, agensi model meminta para korban untuk telanjang agar mereka bisa menganalisis tipe tubuh sang korban.

Ilustrasi anak-anak sekolah. (Pixabay/ Igor Ovsyannykov)
Ilustrasi anak-anak sekolah. (Pixabay/ Igor Ovsyannykov)

 

Tak hanya diminta secara halus, para korban justru diancam apabila tidak datang dan tidak bersedia melucuti pakaian.

Media lokal Inggris bernama Brimingham Mail melaporkan bahwa Aldersley High School di Wolverhampton, Inggris sudah memberi peringatan pada setiap orang tua siswa.

Peringatan tersebut disebar setelah pihak sekolah juga sudah mendapatkan informasi dini dari West Midlands Police.

"Kami telah mendapatkan informasi bahwa siswa pada sejumlah SMA di seluruh Staffordshire, Stoke dan Cheshire East telah dihubungi oleh agensi model palsu. Mereka membujuk dan akhirnya mengancam anak-anak muda untuk mengirim gambar tidak pantas melalui Instagram," kata juru bicara Aldersley High School.

Dilansir dari Mirror, agen model palsu yang mengatasnamakan sebagai "Starlett" atau "Scarlett Bookings Agency" di Instagram telah mengincar banyak remaja di Inggris untuk menjadi korban.

Pihak kepolisian setempat masih menyelidiki dan mengembangkan kasus ini.

Ilustrasi pelecehan pada anak. (Pixabay/ Alexas_Fotos)
Ilustrasi pelecehan pada anak. (Pixabay/ Alexas_Fotos)

 

Akun Instagram yang ada telah dinonaktifkan namun polisi tetap akan memburu pemiliknya.

Pihak kepolisian juga menghimbau remaja yang mengalami pelecehan online atau eksploitasi seksual di wilayah Inggris agar menghubungi situs resmi CEOP (Child Exploitation and Online Protection).

Situs tersebut memungkinkan remaja atau orang tua untuk melaporkan secara online eksploitasi seksual pada anak-anak di bawah umur.

Karena sudah merebak pada banyak SMA di Inggris, para siswa diharapkan langsung memblokir apabila terdapat agensi model palsu yang menghubunginya dengan ciri-ciri di atas melalui akun Instagram.

Terkait

Terkini