Jum'at, 30 Oktober 2020
Agung Pratnyawan | Husna Rahmayunita : Selasa, 04 Februari 2020 | 13:43 WIB

Hitekno.com - Wafatnya tokoh Nadhlatul Ulama (NU) Kiai Haji Salahuddin Wahid atau Gus Sholah pada Minggu (2/2/2020), telah meningalkan duka yang mendalam bagi netizen

Tidak hanya pera pengagum Gus Sholah yang dibuat sedih, netizen di media sosial pun ikut merasa kehilangan tokoh ini.

Bukan tanpa sebab, semasa hidupnya Gus Sholah dikenal sebagai suri teladan karena kesabaran, keserderhaan dan kemuliaan hati yang dimiliki.

Sikap mulia tersebut, salah satunya ditunjukkan lewat video unggahan oleh akun Twitter @Husen_Jafar, Senin (3/2).

Dalam video lawas berdurasi 14 detik itu, Gus Sholah terlihat memungut sampah di halaman Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Ia yang memakai baju koko berwarna putih rela menghentikan langkahnya untuk mengambil sampah yang bukan miliknya, untuk dibuang ke tempatnya.

Kontan saja, sikap tersebut menarik perhatian khalayak hingga viral di media sosial. Terbukti, Gus Sholah tak hanya menjadi pendidik namun juga panutan lantaran mengaplikasikan ajaran baik yang disampaikan kepada santri-santrinya dalam keseharian.

Gus Sholah memungut sampah. (Twitter/Husen_Jafar)

 

"Utamanya, sebagaimana misi Nabi Muhammad dalam QS. Al-Ahzab: 21, sebagai Kiai, @Gus_Sholah menjadi teladan bagi santrinya. Ia bukan hanya mendidik, tapi meneladankan untuk memungut sampah meski bukan sampahnya, sebagai bagian dari pengajaran bahwa kebersihan sebagian dari iman," tulis @Husen_Jafar, seperti dikutip Suara.com, Selasa (3/3).

Sejak dibagikan, video Gus Sholah tepergok memungut sampah telah disampaikan lebih dari 60 ribu kali. Warganet yang menyaksikannya, berbondong-bondong memberikan sanjungan seperti ini.

"Seorang kyai yang mencintai dan menjaga lingkungan hidup, keren banget," tulis @DanishaneSegoro.

"Beliau memang suri Tauladan bagi bangsa ini. Hormat saya untuk Almarhum teriring doa semoga almarhum diterima di sisi Bapa di surga," kata @krislgnazio.

Setelah ditelusuri, video Gus Sholah yang memungut sampah pernah dikonfirmasi oleh situs NU Online lewat sebuah pemberitaan pada 29 Juni 2018.

Dalam artikel itu, Gus Sholah sempat memberi pernyataan, "Fokus saya di Pondok Pesantren Tebuireng ini adalah santri bisa menjaga kebersihan dan tidak ada kekerasan".

Senada dengan hal itu, seorang pengurus ponpes menegaskan bahwa Gus Sholah mengajarkan tiga hal kepada santrinya yakni kejujuran, kebersihan dan kedisiplinan.

Atas ajaran tersebut, Ponpes Tebu Ireng memiliki lingkungan yang nyaman, rapi, bersih dan tidak kumuh.

Untuk diketahui, Gus Sholah wafat di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta pada Minggu (2/2) pukul 20.55 WIB.

Pria kelahiran Jombang, Jawa Timur, 11 September 1942 itu dimakamkan di samping makam Gus Dur di kompleks pemakaman keluarga di Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur.

Itulah video lawas Gus Sholah memunguti sampah yang jadi sortan netizen hingga viral di media sosial. (Suara.com).

BACA SELANJUTNYA

Iklan Lawas Indomie Mi Goreng Ini Bikin Netizen Salah Fokus