Rabu, 27 Mei 2020
Dinar Surya Oktarini : Kamis, 23 Januari 2020 | 13:00 WIB

Hitekno.com - Indosat Ooredo tengah tersandung pencurian nomor ponsel subscriber indentity Module atau Sim Card milik wartawan senior, Ilham Bintang yang terjadi belum lama ini.

Terkait hal tersebut, Kominfo memberikan imbauan kepada para operator seluler untuk lebih menjalankan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku, termasuk juga soal proses pergantian kartu sim.

"Kita sudah menerbitkan surat edaran kepada pihak operator untuk lebih berhati-hati terhadap pergantian sim card karena data SIM Card bila digabungkan dengan data-data yang lain bisa sangat merugikan,'' kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan saat konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Hal ini membuat Samuel mencari jalan keluar soal masalahh ini dan ingin menerapkan sistem pendaftaran kartu SIM yang baru.

Pencurian kartu SIM Ilham Bintang. (Facebook/Ilham Bintang)

 

Usai konferensi pers tersebut, pihak Indosat angkat suara mengenai SOP pergantian SIM Card yang disinggung Kominfo.

SVP-Head Corporate Communications Indosat Ooredoo, Turina Farouk mengatakan ''Kami berkomitmen mendukung pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap SOP guna memperbaiki bisnis proses pada keamanan data pelanggan. Indosat Ooredoo akan mematuhi semua hukum dan peraturan yang berlaku guna memberikan standar perlindungan tertinggi terhadap data dan privasi pelanggan kami.''

Pihak Indosat Ooredoo bersama pemerintah untuk mendorong pelanggan agar lebih berhati-hati dengan perlindungan data pribadi mereka untuk menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sebelumnya, Ilham Bintang mengalami kejadian tak mengenakan usai kartu SIM Indosat miliknya dibobok orang atau kejahatan skimming.

Tak hanya SIM Card miliknya yang dibobol, rekening Ilham Bintang yang ada di Bank Commonwealth, hingga kartu kredit BNI dikuras oleh pelaku.