Minggu, 29 November 2020

Petinggi Sunda Empire Tak Mau Disamakan Kerajaan Baru Lain, Kenapa?

Petinggi Sunda Empire menyebut Kerajaan Agung Sejagat menyalahi aturan mereka.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Sunda Empire. (ist)
Sunda Empire. (ist)

Hitekno.com - Setelah Kerajaan Agung Sejagat, kemunculan Sunda Empire juga tak kalah bikin geger netizen di media sosial. Namun petinggi Sunda Empire tak mau mereka disamakan, termasuk kerajaan baru lainnya.

Petinggi Sunda Empire, Rangga Sasana menegaskan bahwa Sunda Empire tidak sama dengan Kerajaan Agung Sejagat. Ia mengkalim Sunda Empire telah ada sejak masa Alexander the Great.

Hal ini disampaikannya Rangga saat hadir dalam acara ILC TV One yang bertajuk Siapa di Balik Raja-raja Baru yang tayang pada Selasa (21/1/2020) malam.

"(Sunda Empire) ada dari zaman 324 sebelum masehi itu sudah ada," kata Rangga Sasana seperti dikutip Suara.com, Rabu (22/1/2020).

Ia melanjutkan, "Jadi faktor keberadaan Sunda Empire itu jangan disamakan dengan keraton-keraton yang muncul tadi. Ini sebuah sistem tata negara dunia yang ada di internasional."

Rangga Sasana mengaku tidak tahu sama sekali soal kemunculan Kerajaan Agung Sejagat. Ia juga mengaku tidak pernah bertemu secara langsung dengan sosok Totok Santoso yang mengklaim sebagai Raja Kerajaan Agung Sejagat.

"Kalau saudara Toto tadi menyingung soal adanya DEC (Development Committee), saya tidak tahu adanya DEC. Saya tidak tahu wajahnya pak Toto kayak apa," kata Rangga Sasana.

Rangga Sasana, petinggi Sunda Empire di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)
Rangga Sasana, petinggi Sunda Empire di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)

 

Menurutnya, Kerajaan Agung Sejagat telah menyalahi aturan Sunda Empire.

"Yang saya nilai, posisi saudara Toto dengan keraton agungnya itu adalah sudah menyalahi aturan, di luar sistem Sunda Empire. Jadi harus dihukum," ujar Rangga dengan tegas.

"Sunda Empire sudah menegaskan setelah perang dunia kedua tidak ada satupun negara atau pemerintah yang didirikan tanpa seizin Sunda Empire," imbuhnya.

Kerajaan Agung Sejagat, menurut Rangga Sasana, berdiri tanpa izin Sunda Empire.

Untuk diketahui, Rangga Sasana juga telah memberikan berbagai pernyataan kontroversial lainnya. Ia mengklaim Sunda Empire dapat menghentikan perang nuklir hingga Bill Gates dan Jack Ma akan bergabung dengannya.

"Saya bilang yang bisa hentikan nuklir tidak diledakkan adalah Sunda Empire. Dalam waktu dekat akan diumumkan empire sistem. Jack Ma (pendiri Alibaba) dan Bill Gates (miliuner AS) ada di sana," klaim Rangga Sasana dalam video yang dilihat Suara.com, Minggu (19/1/2020).

Itulah pengakuan Rangga Sasana petinggi Sunda empire yang tak mau disamakan dengan Kerajaan Agung Sejagat dan kerajaan baru lainnya. (Suara.com/ Rifan Aditya).

Terkait

Terkini