Sabtu, 29 Februari 2020

Tak Bisa Pakai Google Maps, Ini Alternatif Peta Digital Pilihan Huawei

Gegara banned AS, Huawei tak bisa pakai layanan Google Maps.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Logo Huawei. (Huawei)
Logo Huawei. (Huawei)

Hitekno.com - Seperti diberitakan sebelumnya, Huawei yang kena banned Amerika Serikat tak bisa memakai layanan Google. Termasuk dengan layanan peta digital Google Maps.

Untuk menggatikan layanan peta digital Google Maps, Huawei pun memilih untuk merapat ke TomTom.

Perusahaan penyedia jasa navigasi dan peta digital, TomTom, pada akhir pekan kemarin mengumumkan bahwa pihaknya akan menyediakan jasa peta digital untuk smartphone Huawei.

TomTom, pada Jumat (17/1/2020), mengatakan pihaknya dan Huawei sudah mencapai kesepakatan terkait aplikasi peta digital tersebut.

Juru bicara TomTom, Remco Meerstra, menjelaskan bahwa kesepakatan tercapai beberapa waktu lalu, tetapi baru pekan kemarin diumumkan.

Sayang baik TomTom maupun Huawei menolak membeberkan lebih lanjut dan rinci soal kerja sama itu.

Huawei dipaksa untuk mengembangkan sistem operasinya sendiri setelah pemerintah Presiden Donald Trump di Amerika Serikat melarangnya bekerja sama dengan perusahaan AS, termasuk Google penyedia sistem operasi Android.

Ponsel-ponsel Huawei akan gunakan aplikasi peta digital TomTom. [Shutterstock]
Ponsel-ponsel Huawei akan gunakan aplikasi peta digital TomTom. [Shutterstock]

 

Karena dilarang menggunakan sistem operasi Android, Huawei alhasil tak bisa menggunakan aplikasi-aplikasi utama sistem tersebut, termasuk Google Maps.

Pada Agustus 2019 lalu, Huawei disebut sedang mengembangkan aplikasi peta digitalnya sendiri yang dinamai Map Kit. Kabarnya aplikasi itu tak kalah canggih dari Google Maps.

Sayang, hingga kini aplikasi peta Huawei itu tak kunjung muncul.

Kerja sama dengan TomTom juga dinilai sebagai langkah cepat Huawei untuk memberikan layanan maksimal bagi para pengguna smartphonenya, mengingat rakasasa teknologi asal China itu masih akan meluncurkan ponsel-ponsel anyar di 2020.

Itulah keputusan Huawei yang tak bisa memakai layanan peta digital Google Maps sehingga memilih merapat ke TomTom. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

Terkait

Terkini