Rabu, 19 Februari 2020

Sebut Musik Haram Hingga Protes Speaker di KRL, Akun Ini Diserang Netizen

Si pemilik akun mengaku terganggu dengan alih fungsi tersebut. Dirinya juga menyebut bahwa di agamanya, musik adalah hal haram.

Dinar Surya Oktarini | Amelia Prisilia
cloud_download Baca offline
Ilustrasi kereta. (pixabay/fancycrave1)
Ilustrasi kereta. (pixabay/fancycrave1)

Hitekno.com - Akun @3Msktr baru-baru ini membuat cuitan keluhan terkait fungsi speaker informasi di KRL. Menyebut musik haram, si pemilik akun tidak terima jika speaker informasi dipakai untuk mendengar musik.

Bermula dari memberi masukkan, komentar netizen ini rupanya mendapat hujatan hingga berakhir diserang netizen. Banyak yang tidak sepakat dengan masukkan yang diberikan si pemilik akun.

Dalam cuitannya yang ia buat pada Selasa (14/1/2020), si pemilik akun memberi masukan agar fungsi speaker informasi hanya memberikan pengumuman dan tidak digunakan untuk memutar musik atau instrumen musik.

Si pemilik akun mengaku terganggu dengan alih fungsi tersebut. Dirinya juga menyebut bahwa di agamanya, musik adalah hal haram.

''@CommuterLine ijin memberi masukan min, kembalikan fungsi speaker informasi di dalam KRL hanya untuk pengumuman, bukan untuk menyetel lagu-lagu atau instrumen musik. Sebagai umat Muslim, saya merasa terganggu, karena musik diharamkan di agama kami. Terima kasih'' tulis cuitan netizen tersebut.

Protes speaker informasi KRL. (twitter/3Msktr)
Protes speaker informasi KRL. (twitter/3Msktr)

 

Tidak sependapat dengan pendapat akun ini, cuitan yang sebut musik haram hingga protes speaker di KRL ini lalu mendapat berbagai komentar dari netizen yang lalu menyerangnya.

''Pasang headset, setel murottal, selesai. Tanpa harus mengalahkan pelayanan publik untuk kepentingan satu orang'' tulis netizen membalas.

''Anda hidup dengan orang banyak, ga semuanya sependapat dengan anda. Kalau emang merasa ''risih'' dengan musik, bisa pasang earphone dan dengar tilawah di hape. Ga semua harus ngikutin kemauan satu atau dua orang. Kalau anda ga bisa kompromi sama orang lain, buat apa orang lain kompromi sama anda'' balas netizen lainnya.

''Ya kalau menurut lu musik itu haram, berarti KRL yang nyetel musik termasuk haram juga. Solusinya ya jangan naik KRL, emang mau masuk neraka gara-gara naik KRL yang nyetel musik?'' ungkap netizen lain.

Hingga artikel ini dibuat, menjadi viral di Twitter, cuitan yang sebut musik haram hingga protes speaker di KRL ini memicu ribuan komentar di kolom balasan unggahan ini.

Terkait

Terkini