Senin, 25 Mei 2020
Dinar Surya Oktarini : Jum'at, 17 Januari 2020 | 16:30 WIB

Hitekno.com - Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa Facebook berencana menyematkan iklan dalam aplikasi pesan instan WhatsApp.

Namun kini ada rumor mangatakan bahwa rencana tersebut dibatalkan dan Facebook mundur dari rencana tersebut.

Dilansir dari The Wall Street Journal via The Verge, tim yang mengerjakan iklan untuk WhatsApp dibubarkan dalam beberapa bulan terakhir.

The Journal mencatat bahwa Facebook pad akhirnya bertujuan untuk mengintegrasikan iklan ke dalam fitur Status WhatsApp, tetapi untuk saat ini aplikasi akan tetap bebas iklan.

Sejak tahun 2014, keinginan perusahaan untuk memonetisasi WhatsApp yang diperolehnya sebesar 22 miliar dolar US adalah alasan pendiri aplikasi pesan WhatsApp, Jan Koum mundur dari posisinya tahun 2018 lalu.

Ilustrasi WhatsApp. (Pixabay/antonbe)

 

Sedangkan itu, rekannya, Brian Acton sudah pergi beberapa bulan sebelumnya yang dipicu bentrokan serupa terkait dengan privasi dan iklan.

Mundurnya rencana iklan yang membuat Facebook lebih fokus pada ftur WhatsApp akan memungkinkan bisnis berkomunikasi dengan pelanggan dan mengatur kontak tersebut.

Hal ini yang menjadi kekhawatiran Jan Koum dan Brian Action bahwa fitur pesan komersial akan memaksa WhatsApp untuk melemahkan enkripsi ujung ke ujungnya.

Tetapi semua ini terjadi sebelum CEO Facebook, Mark Zuckerberg mengumumkan rencana tahun lalu secara bertahap bergeser dari pos publik demi sistem pesan terenskripsi dan lebih terjaga di Facebook, Instagram maupun WhatsApp.