Jum'at, 23 Oktober 2020
Agung Pratnyawan : Kamis, 16 Januari 2020 | 12:24 WIB

Hitekno.com - Banjir Surabaya pada Rabur (15/1/2020) sore, menarik perhatian banyak pihak. Termasuk budayawan ternama, Sujiwo Tejo ikut menanggapi Surabaya banjir.

Ia merwtweet dengan komentar pada sebuah foto yang memperlihatkan banjir di kawasan Mayjend Sungkono Surabaya dari unggahan akun Twitter Radio Suara Surabaya.

Akun Twitter Radio Suara Surabaya menjelaskan bahwa foto tersebut merupakan "Kondisi banjir di Ruko Darmo Park II dan JL Mayjend Sungkono Surabaya" pada pukul 17.22 WIB.

Namun bukannya menanggapi kondisi banjir di Surabaya, Sujiwo Tejo mengatakan bersiap menerima serbuan dari pada pembenci Anies Baswedan.

"Ini Surabaya apa Jakarta sih? Kalau Surabaya, kenapa bisa banjir? Lihat time line-ku abis ini pasti diserbu gerombolan bot bot pembenci Anies..heuheu," tulis Sujiwo, seperti dikutip Suara.com,Kamis (16/1/2020).

Cuitan Sujiwo Tejo soal banjir di Surabaya (twitter @sudjiwotedjo)

 

Cuitan Sujiwo ini mendapatkan banyak respon dari warganet. Hingga Kamis siang, unggahan itu telah mendapatkan lebih dari 1.500 like dan 540 retweet.

Warganet yang berkomentar di cuitan Sujiwo Tejo ini juga kemudian membandingkan banjir yang terjadi di Surabaya dan Jakarta.

"Faktanya memang banjir di surabaya, tapi gak sampai 1 jam sudah surut dan yang paling penting gak mengganggu dan merugikanku sebagai warganya. Jadi bedalah levelnya dengan DKI. Koen salah cok," tulis @EkoHari79032927.

Warganet lain @bukanbosmu berkometar, "Surabaya banjir? Masa 3 jam doang udah surut dibilang banjir. Ini mah numpang lewat doang sih airnya..Heheu iki Suroboyo Cok".

Untuk diketahui, warganet di media sosial juga meributkan soal banjir di Surabaya ini. Mereka membandingkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan  Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Nama "Bu Risma" telah dipakai warganet dalam lebih dari 10 ribu cuitan pada Kamis (16/1/2020) hingga masih dalam daftar trending topik di Twitter. Sejumlah warganet menyalahkan Risma atas banjir yang terjadi di Surabaya.

Sujiwo Tejo. (Instagram)

 

Sementara itu, Dinas Kebakaran Kota Surabaya yang turut terjun menanggapi banjir ini mencatat ada 32 titik jalan tergenang air.

Genangan air tertinggi berada di Jalan Simo Hilir Raya Utara dengan ketinggian sekitar 80 sentimeter. Untuk genangan terbanyak air di jalanan adalah setinggi 10 cm.

Menurut data, genangan air mulai naik sekitar pujul 16.00 WIB dan berangsur surut dan air banjir bersih sekitar pukul 20.00 WIB.

Itulah cuitan Sujiwo Tejo komentari kota Surabaya Banjir yang membuatnya diserbut netizen di media sosial. (Suara.com/ Rifan Aditya).

BACA SELANJUTNYA

Daerah Lain dari Mata Orang Jakarta, Endingnya Nyindir Banget