Senin, 06 April 2020

Karena Blokir Internet, Indonesia Rugi Rp 2,58 Triliun pada 2020

Blokir internet juga bisa merusak kepercayaan investor dan menghambat pembangunan.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
Ilustrasi keamanan internet. (Pixabay)
Ilustrasi keamanan internet. (Pixabay)

Hitekno.com - Karena kebijakan blokir internet, Indonesia diperkirakan telah merugi hingga 187,7 juta dolar AS atau setara dengan Rp 2,58 triliun sepanjang 2019.

Kerugian Indonesia karena blokir internet ini tertuang dalam studi bertajuk The Global Cost of Internet Shutdowns in 2019 dari Top10VPN.

Hasil studi ini menunjukkan bahwa Indonesia masuk dalam daftar 10 negara yang menelan kerugian paling besar akibat blokir internet pada tahun lalu.

Dijelaskan bahwa Indonesia, di sepanjang 2019, telah melakukan sensor internet selama 338 jam dan sensor media sosial selama 78 jam. Total kerugian yang akibat kebijakan itu mencapai Rp 2,58 triliun.

Blokir internet, jelas para peneliti dalam studi itu, mengganggu perekonomian sektor formal dan terutama nonformal di negara-negara berkembang.

"Blokir internet juga bisa merusak kepercayaan investor dan menghambat pembangunan," tulis Top10VPN dalam laporannya pekan ini.

Dalam hitung-hitungan kerugian akibat blokir internet, para peneliti menggunakan indikator ekonomi dari Bank Dunia, organisasi telekomunikasi dunia (ITU), dan badan statistik AS (US Cencus).

Ilustrasi kecepatan internet. (Pixabay)
Ilustrasi kecepatan internet. (Pixabay)

 

Secara total dunia merugi sekitar 8,05 miliar dolar AS atau sekitar Rp 110 triliun di sepanjang 2019. Tahun lalu Top10VPN menghitung telah terjadi blokir internet selama 18.000 jam secara global.

Seperti diwartakan sebelumnya pemerintah Presiden Joko Widodo telah melakukan blokir internet dan pembatasan media sosial selama 2019. Pertama-tama dilakukan pada Mei lalu di seluruh Indonesia, ketika pecah kerusuhan akibat pemilu .

Blokir internet kemudian diterapkan di Papua selama lebih dari dua pekan pada periode Agustus - September 2019. Pemerintah mengatakan blokir internet di Papua dilakukan untuk meredam kerusuhan.

Itulah hasil studi Top10VPN yang menyebutkan Indonesia merugi karena blokir internet pada 2019 kemarin. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

Terkait

Terkini