Kamis, 30 Januari 2020

Indoxxi Minta Laporkan Situs Streaming Film Bajakan yang Catut Namanya

Nama Indoxxi sering dicatut situs streaming film bajakan lainnya.

Agung Pratnyawan
cloud_download Baca offline
INDOXXI menyediakan film-film terbaru hingga jadul. (INDOXXI)
INDOXXI menyediakan film-film terbaru hingga jadul. (INDOXXI)

Hitekno.com - Situs streaming film bajakan ternama, Indoxxi telah memutuskan menghentikan layanannya sejak 1 Januari 2020. Situs ini tidak lagi menyediakan film bajakan.

Namun setelah Indoxxi tutup, mantan situs streaming bajakan ini memberikan pengumuman baru. Indoxxi meminta agar netizen melaporkan situs yang mengatasnamakan Indoxxi.

Indoxxi telah resmi tutup, namun beberapa situs lain ternyata mencatut namanya. Karena itu, Indoxxi  meminta netizen segera melaporkan kepada pihak berwenang situs yang mencatut nama Indoxxi.

"Dikarenakan semakin banyak situs streaming yang mengaku bahwa indoxxi pindah ke situs lain, maka kami tegaskan sekali lagi bahwa indoxxi tidak berafiliasi dengan situs apa pun," demikian bunyi pengumuman di halaman depan situs Indoxxi seperti disaksikan di Jakarta, Jumat (10/1/2020).

"Jika ada situs yang mengaku bahwa itu indoxxi tolong bantu kami lapor melalui https://trustpositif.kominfo.go.id/ agar bisa ditutup dan tidak merugikan banyak pihak. Sekali lagi kami minta maaf atas banyak pihak yang telah dirugikan oleh kami," bunyi pengumuman itu lebih lanjut.

Penutupan Indoxxi. [Indoxxi]
Penutupan Indoxxi. [Indoxxi]

 

Sebelumnya, pada pekan lalu, Asia Video Industry Association (AVIA), menuding Indoxxi masih mengoperasikan sejumlah situs berisi film bajakan atau konten-konten ilegal baik Indonesia maupun luar negeri.

AVIA juga menyebut bahwa Indoxxi masih menjadi salah satu situ paling populer di dunia, dengan menduduki rangking 721 di Alexa - situs yang menganalisis trafik website di seluruh dunia.

Indoxxi, demikian AVIA, juga masih masuk dalam daftar 100 situs paling populer di beberapa negara Asia seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Jepang, dan Taiwan.

"Pembajakan dalam skala ini sudah tergolong tindakan kriminal terorganisasi dan kelompok kriminal seperti Indoxxi meraup keuntungan besar dari konten-konten curian," kata Neil Gane, Manajer Umum AVIA dalam keterangannya.

Itulah pengumuman situs streaming film bajakan ternama, Indoxxi yang telah menutup layanannya. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

Terkait

Terkini