Jum'at, 03 April 2020

Bahas Tentang Gay dan Seks, Judul Tesis Reynhard Sinaga Jadi Sorotan

Ternyata Reynhard Sinaga pernah mengajukan tesis berbau gay dan seks yang tak pernah ia selesaikan.

Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
cloud_download Baca offline
Reynhard Sinaga saat memburu korbannya di apartemen. (YouTube/ Reynhard Sinaga)
Reynhard Sinaga saat memburu korbannya di apartemen. (YouTube/ Reynhard Sinaga)

Hitekno.com - Dalam 12 jam terakhir hari ini (07/01/2020), netizen Indonesia dikagetkan dengan trending Reynhard Sinaga di Twitter. Bagaimana tidak menjadi bahan perbincangan, Reynhard Sinaga terkenal sebagai warga Indonesia yang membawa nama buruk di kancah internasional.

Nama Reynhard Sinaga mencuri perhatian pengguna media sosial usai divonis penjara seumur hidup karena kasus pemerkosaan ratusan pria di Inggris.

Tak hanya jadi trending topik di Indonesia, Reynhard Sinaga juga menjadi trending topik dunia setelah dicuitkan lebih dari 140 ribu oleh netizen.

Laporan dari BBC menyatakan bahwa jaksa penuntut umum menyebut Reynhard Sinaga sebagai pemerkosa dengan korban terbanyak sepanjang sejarah peradilan di Inggris.

Kasus yang menjerat pria berusia 36 tahun asal Depok, Jawa Barat ini sudah dibawa ke pihak pengadilan pada Juni 2017 lalu.

Reynhard Sinaga masuk trending topik dunia di Twitter. (Trends24.in)
Reynhard Sinaga masuk trending topik dunia di Twitter. (Trends24.in)

 

Reynhard Sinaga dinyatakan bersalah dengan 136 tuduhan pemerkosaan, 8 tuduhan percobaan perkosaan, dan 14 tuduhan serangan seksual.

Polisi menemukan setidaknya 190 pria yang menjadi korban tindakan pemerkosaan yang dilakukan Reynhard Sinaga.

Cukup mengejutkan, Reynhard Sinaga rupanya merekam aksinya tersebut dalam berbagai ponsel miliknya.

Tak banyak yang tahu, ketertarikan Reynhard Sinaga terhadap kaum gay dan seks telah diungkapkan melalui tesis miliknya.

Reynhard Sinaga mengagetkan netizen Indonesia karena ia merupakan lulusan S-1 jurusan arsitektur di Universitas Indonesia.

CCTV Reynhard Sinaga saat keluar dari kediamannya. (Crown Prosecution Service UK)
CCTV Reynhard Sinaga saat keluar dari kediamannya. (Crown Prosecution Service UK)

 

Dilansir dari Guardian, Reynhard Sinaga pernah belajar di Manchester University dari Agustus tahun 2007 untuk mengambil gelar MA pada bidang sosiologi.

Pada Agustus 2012, dia menempuh pendidikan di Leeds University untuk meraih gelar PhD dalam bidang geografi manusia (belum terselesaikan hingga kini).

Dia mengajukan tesisnya yang berjudul "Sexuality and everyday transnationalism among South Asian gay and bisexual men in Manchester (Seksualitas dan transnasionalisme sehari-hari di antara pria gay dan biseksual Asia Selatan di Manchester)" pada Agustus 2016.

Namun, tesis yang diajukan oleh Reynhard Sinaga gagal dan dia diberi waktu untuk melakukan koreksi.

Salah satu teman Reynhard Sinaga pada klub fotografi menjelaskan bahwa pria itu terus memperpanjang masa tinggalnya di Inggris dengan memperlama gelar PhD-nya.

Dia berusaha menghindari untuk kembali ke Indonesia karena Reynhard Sinaga merasa bahwa ia tidak bisa menjadi gay di negara asalnya.

Di Inggris, Reynhard Sinaga menujukkan orientasi seksualnya dengan rajin mengunjungi Gay Village (Desa Gay) dan menggunakan aplikasi kencan gay termasuk Grindr dan Hornet.

Dilihat dari latar belakang hingga judul tesisnya, sepertinya Reynhard Sinaga yang kini menjadi predator seksual dengan hukuman seumur hidup sudah tertarik dengan hal-hal berbau "gay" sejak lama.

Terkait

Terkini