Senin, 27 Januari 2020

Reynhard Sinaga Tercatat Sebagai Pemerkosa Berantai Kedua di Wikipedia

Namanya berada di urutan nomor dua setelah Joji Obara yang dikenal memperkosa sebanyak 150 wanita di Jepang.

Dinar Surya Oktarini
cloud_download Baca offline
Ilustrasi pemerkosaan. (Shutterstock)
Ilustrasi pemerkosaan. (Shutterstock)

Hitekno.com - Reynard Sinaga tengah ramai diperbincangkan netizen di media sosial setelah divonis penjara seumur hidup karena kasus pemerkosaan ratusan pria di Inggris.

Pria berusia 36 tahun asal Depok, Jawa Barat ini mencuat usai berbagai media Inggris melakukan liputan mendalam mengenai sosok mahasiswa yang tengah melanjutkan study di Manchester, Inggris ini.

Ramai diperbincangkan, nama Reynhard Sinaga juga tercatat dalam Wikipedia sebagai daftarpemerkosa berantai dengan korban paling banyak nomor dua.

Namanya berada di urutan nomor dua setelah Joji Obara yang dikenal memperkosa sebanyak 150 wanita di Jepang.

Reynhard Sinaga dinyatakan bersalah dengan 136 tuduhan pemerkosaan, 8 tuduhan percobaan perkosaan, dan 14 tuduhan serangan seksual.

Reynhard Sinaga. (Wikipedia)
Reynhard Sinaga. (Wikipedia)

 

Dikutip dalam laman Wikipedia, terdapat setidaknya 130 korban pemerkosaan, 13 kekerasan seksual, dan dua akun kekerasan penetrasi.

Namun seperti yang diberitakan BBC, polisi menemukan setidaknya 190 pria yang menjadi korban tindakan pemerkosaan yang dilakukan Reynhard Sinaga. Cukup mengejutkan, Reynhard Sinaga rupanya merekam aksinya tersebut dalam berbagai ponsel miliknya.

Pria kelahiran Jambi ini melakukan aksi kejinya ini dengan pergi ke klub malam saat dini hari dan menemukan targetnya untuk diajak ke tempat tinggalnya,.

Reynhard memberi minuman beralkohol yang dicampur obat bius dan memperkosa korban.

Tindakan keji Reynhard Sinaga akhirnya terungkap tahun 2017 usai salah satu korbannya yang berusia 18 tahun terbangun di tengah aksi pemerkosaan yang dilakukan oknum ini.

Dirinya lalu menyerang Reynhard Sinaga, mengambil ponselnya dan kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib. Hasil penemuan pihak berwajib, korban Reynhard Sinaga rata-rata masih berstatus pelajar.

Kini ia menjalani hukuman seumur hidup di HMP Manchester atas kejahatan yang dilakukannya sejak Januari 2015 hingga Juni 2017 lalu.

Terkait

Terkini