Rabu, 27 Mei 2020
Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia : Jum'at, 13 Desember 2019 | 09:32 WIB

Hitekno.com - Kejadian salah paham antara customer dan driver ojol belum lama ini terjadi. Buntut permasalahan ini, si driver ojol diminta untuk mengganti barang Rp 13 juta yang dikirimkan customer tersebut. Beruntung, salah paham ini segera diluruskan.

Kisah yang cukup mencuri perhatian pengguna media sosial ini diunggah oleh @gojek24jam dan viral di Twitter pada Sabtu (7/12/2019) lalu.

Hal ini bermula dari driver ojol yang menerima orderan untuk mengirimkan barang Rp 13 juta ke Paris Van Java (PVJ).

Usai tiba di lokasi, driver ojol ini diminta penerima untuk menunggu sekitar 15 menit di depan lokasi.

Tidak lama berselang, seseorang yang diduga adalah customer menghampirinya. Usai menjelaskan mengenai detail barang yang dikirimkan dan telah dikonfirmasi oleh sosok ini, driver ojol lalu memberikan barang yang ia antarkan tersebut.

Driver ojol salah kirim barang Rp 13 juta. (instagram/gojek24jam)

 

Mengejutkan ketika kemudian si driver ojol menerima panggilan dari customer sebenarnya yang mengaku belum menerima barang yang dikirimkan. Driver ojol lalu dituntut untuk ganti rugi dengan total biaya Rp 13 juta.

Usai menjadi viral di Twitter, akhirnya terungkap bahwa kejadian ini hanyalah salah paham. Sosok diduga customer tersebut rupanya juga sedang menantikan pesanan kacamatanya yang diantar oleh si driver ojol.

Saat bersamaan, dirinya bertemu dengan driver ojol tersebut dan dengan kondisi mata buram tanpa kacamata dan sedikit linglung, dirinya lalu menerima orderan barang Rp 13 juta yang bukan miliknya tersebut.

Dirinya kemudian sadar usai driver ojol yang mengantarkan kacamatanya tiba di lokasi.

Driver ojol salah kirim barang Rp 13 juta. (instagram/gojek24jam)

 

Setelah salah paham ini diluruskan, akhirnya barang Rp 13 juta milik customer yang driver ojol bawa ini kembali ke tangan yang tepat.

Sempat menjadi viral di Twitter, unggahan ini mendapat berbagai komentar netizen. Banyak yang berharap jika ke depannya, kejadian serupa tidak lagi terjadi dan agar customer maupun driver ojol lebih teliti sebelum mengirimkan barang.