Minggu, 17 November 2019

Ngotot Minta Cancel Orderan, Customer Ini Jadi Diteror Para Driver Ojol

Oknum ini mengancam akan menyebarkan nomor customer ke grup ojek online agar dapat diteror.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia
cover_caption
Ilustrasi driver ojol angkut penumpang. (suara.com/Muhaimin A Untung)

Hitekno.com - Seorang customer ojek online belum lama ini mengalami hal tidak menyenangkan usai menjadi sasaran teror para driver ojol. Penyebabnya sepele, customer ini menolak melakukan cancel orderan seperti permintaan si driver ojol.

Thread customer jadi sasaran teror driver ojol ini diunggah akun @rezarendragraha dan menjadi viral di Twitter pada Jumat (1/11/2019) lalu.

Entah dengan alasan apa, customer ini mengaku bahwa si driver ojol beberapa kali meminta agar customer melakukan cancel orderan.

Tidak ingin menuruti permintaan driver ojol, customer lalu meminta agar si driver ojol yang melakukan cancel orderan.

Mengejutkan, customer ini justru menerima ancaman teror dari si driver ojol. Oknum ini mengancam akan menyebarkan nomor customer ke grup ojek online agar dapat diteror.

Customer diteror driver ojol. (twitter/rezarendragraha)
Customer diteror driver ojol. (twitter/rezarendragraha)

 

''Yaudah, mba hati-hati yah. Saya bakal sebar nomor mba ke grup Gojek'' tulis si driver ojol.

Bukan hanya ancaman, customer ini lalu mendapat teror sms, chat WhatsApp, hingga telepon dari para driver ojol. Tidak jarang, customer ini juga menerima pesan-pesan tidak pantas dari oknum-oknum tersebut.

''Dan ternyata bukan cuma anceman, driver @gojekindonesia ini bener nyebarin dan nyuru temen temen nya untuk terorr kakak saya. Mereka menelpon2 kakak saya dan memberikan pesan pesan yang tak pantas. Kalau sudah seperti ini penyelesaian apa yg bisa di berikan gojek?'' tulis @rezarendragraha.

Customer diteror driver ojol. (twitter/rezarendragraha)
Customer diteror driver ojol. (twitter/rezarendragraha)

 

Membuat heboh, banyak netizen yang dibuat takut sekaligus kesal dengan aksi para driver ojol yang mengirimkan teror ke customer ini.

''Masalah apapun, kalo emg misal si penumpang yg salah, YA GAK GINI JUGA DONG PERLAKUAN DRIVERNYA DG CARA SHARE NOMOR + DIHUJAD DRIVER2 LAIN. PENYALAHGUNAAN PRIVASI ITU DRIVER NYEBAR2IN NOMOR PENUMPANG, BIKIN PENUMPANG LAIN INSECURE AJA NIH'' tulis akun liquorch.

Menurut pembuat thread, kasus driver ojol yang teror customer ini sudah ditangani langsung oleh pihak perusahaan ojek online tempat si driver ojol bernaung. Jadi, mari nantikan akir kasus ini ya.

Terkait

Terkini