Minggu, 22 September 2019

Driver Ojol Pakai Motor Rp 59 Juta, Netizen Sindir Habis Bos Taksi Malaysia

Sebelumnya, rencana ekspansi ojek online ke Malaysia ditolak keras oleh bos taksi Malaysia.

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia
cover_caption
Driver ojol pakai motor Rp 59 juta. (instagram/newdramaojol.id)

Hitekno.com - Baru-baru ini, kendaraan seorang driver ojol sukses mencuri perhatian. Pakai motor Rp 59 juta, netizen sindir habis bos taksi Malaysia yang sebelumnya viral karena menolak aplikasi ojek online di Malaysia hingga sebut Indonesia negara miskin.

Potret driver ojol ini diunggah pertama kali dan menjadi viral di Instagram pada Jumat (30/8/2019) lalu oleh akun @newdramaojol.id.

''Semangat sadulur..'' tulis @newdramaojol.id dalam unggahannya.

Dalam potret ini terlihat seorang driver ojol yang tengah berhenti di lampu merah. Nampak dirinya mengendarai sepeda motor merek Yamaha XMAX berwarna merah.

Motor dengan tampilan superior ini memiliki bobot mencapai 179 kg, wajar jika saat melihatnya, kamu akan merasa bahwa kendaraan ini memiliki ukuran yang lebih besar dari motor lainnya.

Yamaha XMAX. (Yamaha)
Yamaha XMAX. (Yamaha)

 

Terangkap kamera karena digunakan untuk mencari orderan, banyak yang penasaran dengan motor driver ojol ini. Saat ditelusuri, motor ini dijual dengan harga Rp 59,3 juta.

Cukup mencuri perhatian, unggahan ini langsung saja menjadi viral di Twitter hingga mendapat komentar beragam dari netizen. Banyak yang lalu menyindir bos taksi Malaysia, Shamsubahrin Ismail.

''Mana yang bilang gojek orang miskin??'' tulis netizen dengan akun @muhammadfarraaas_.

''Siapa kemarin yang bilang Indonesia miskin dan bla bla? Lihat nih harga motor si driver sama dengan harga taxi negara sebelah..'' komentar akun @zulliindrian.

''Ini membuktikan bahwa driver gojek bukan orang miskin. Seperti yang dituduhkan pihak sebelah'' ungkap @idndailymusic.

Driver ojol pakai motor Rp 59 juta. (instagram/newdramaojol.id)
Driver ojol pakai motor Rp 59 juta. (instagram/newdramaojol.id)

 

Sebelumnya, rencana ekspansi ojek online ke Malaysia ditolak keras oleh bos taksi Malaysia ini. Menurutnya adalah sebuah kemunduran jika pemerintah mengizinkan ojek roda dua online beroperasi di Malaysia.

Cukup pedas, Shamsubahrin Ismail menyebut bahwa budaya Indonesia dan Malaysia sangat berbeda. Selain itu, Indonesia disebut negara miskin, sehingga membuat Gojek mampu sukses.

''Gojek berhasil di Indonesia karena angka kemiskinan mereka sangat tinggi, tidak seperti di Malaysia,'' ucapnya.

Hingga artikel ini dibuat, unggahan mengenai motor Rp 59 juta yang digunakan driver ojol ini sudah mendapat 4.614 likes dan 217 komentar netizen.

Terkait

Terkini