Rabu, 11 Desember 2019

Langsung Salaman Habis Kecelakaan, Dua Pemotor Ini Bikin Salut Netizen

Dua pemotor ini bisa menyikapi kejadian dengan kepala dingin.

Agung Pratnyawan | Praba Mustika
Dua pemotor langsung salaman habis kecelakaan di jalan. (Facebook/ Dash Cam Owners Indonesia)
Dua pemotor langsung salaman habis kecelakaan di jalan. (Facebook/ Dash Cam Owners Indonesia)

Hitekno.com - Insiden lakalantas sering kali tidak bisa terhindarkan, dan berhujung pada keributan. Namun berbeda dengan dua pemotor yang satu ini. Keduanya langsung damai salaman seusai kecelakaan di jalan.

Baru-baru ini dua pemotor terlibat kecelakaan, namun yang menarik keduanya langsung bersalaman dan bisa menyikapi keadaan dengan kepala dingin.

Hal ini diketahui dari unggahan video Dash Cam Owners Indonesia di jejaring Facebook.

Pada video berdurasi satu menit itu terlihat pengendara motor yang menggunakan action cam di helm, yang merekam kejadian di sekitarnya.

Tak lama ada seorang pengendara motor Suzuki Spin yang tergelincir dan terjatuh, diduga karena panic braking, sehingga membuat rem depan terkunci, selip dan terjatuh.

Meski di belakangnya persis, namun pemotor yang menggunakan kamera itu terlihat cukup responsif sehingga bisa menurunkan kecepatan dan menghindari kecelakaan.

Nahas ada seorang pemotor yang membawa muatan kerupuk melaju kencang dan menabrak motor yang terjatuh di tengah jalan.

Hal menrik terlihat ketika si pengendara motor Suzuki Spin, yang kelihatan masih cukup muda langsung menunjukkan gestur meminta maaf dan mengajak pemotor yang membawa kerupuk bersalaman.

Pemotor Bersalaman Usai Kecelakaan. (Facebook/Dash Cam Owners Indonesia)
Pemotor Bersalaman Usai Kecelakaan. (Facebook/Dash Cam Owners Indonesia)

 

Uluran tangan itu disambut oleh pemotor yang membawa kerupuk, sementara si perekam langsung menepikan motor Suzuki Spin yang tergelincir, dan motor si pembawa kerupuk dibantu warga lain.

Sementara itu di kolom komentar, netizen pun salut dengan sikap kedua pengendara motor yang bisa langsung bersalaman tanpa harus mengakhiri insiden dengan kekerasan.

"Santri pakai sarung, langsung minta maaf pas jatuh, tukang kerupuk nggak jadi emosi deh," kata Aan.

"Alhamdulillah langsung salaman dan nggak pakai bentak-bentak." Tulis Sigit.

Saling memaafkan dan mengakhiri insiden dengan kepala dingin tentu bagus, tapi yang tak kalah penting adalah berkonsentrasi dalam berkendara agar mengurangi risiko kecelakaan. (Suara.com).

Terkait

Terkini