Selasa, 26 Mei 2020
Dinar Surya Oktarini : Jum'at, 26 Juli 2019 | 18:32 WIB

Hitekno.com - Usai muntahkan abu vulkanik sore ini (26/7/2019), Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau wisatawan dan masyarakat untuk menjauhi Gunung Tangkuban Perahu.

Dilansir dari Suara.com, Pelaksana Harian Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan, erupsi menyebabkan Gunung Tangkuban Perahu mengeluarkan abu vulkanik yang teramati kurang lebih berada pada ketinggian 200 meter dari atas puncak.

Menurutnya kolom abu terlihat berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan mengarah ke arah timur laut dan selatan.

Erupsi ini terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mm dan durasi kurang lebih dari lima menit 30 detik.

Erupsi gunung tangkuban perahu. (Twitter/@HaruBi131)

 

Karena terjadinya erupsi di kawasan wisata yang terletak di Subang, Jawa Barat ini, BMKG meminta masyarakat, pengunjung dan pendaki yang berada di sekitar Gunung Tangkuban Perahu tak menginap di kawasan kawah-kawah aktif.

Selain itu, pengunjung maupun wisatawan dilarang mendekati dasar Kawah Ratu dan Kawah Upas.

”PVMVG juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas,” tambah Agus Wibowo.

''Tangkuban Perahu'' merajai kolom trending topik di Twitter, foto-foto serta video saat Gunung Tangkuban Perahu sempat terekam beberapa wisatawan atau masyarakat sekitar dan beredar di media sosial.