Senin, 23 September 2019

Miris, Karyawan di China Dipecat Setelah Mengirim Emoji OK ke Bos di WeChat

''Ini benar terjadi, pengunduran diri masih diproses'' kata karyawan yang mengaku sudah bertahun-tahun bekerja di sana.

Dinar Surya Oktarini
cover_caption
Ilustrasi chatting [Pixabay].

Hitekno.com -  Seorang karyawan tiba-tiba dipecat dari tempat ia bekerja di bar China Tengah setelah menjawab chat kepada manajernya dengan emoji.

Dilansir dari South China Morning Post, karyawan tersebut membalas pesan singkat dari menejernya dengan emoji OK melalui WeChat.

Awalnya manajer bar tersebut meminta beberapa karyawannya melalui WeChat untuk mengirim beberapa dokumen rapat.

''Kamu harus menggunakan teks untuk membalas pesan jika kamu sudah menerimanya. Apakah kamu tidak tahu aturannya?'' jawab manajer tersebut kepada karyawannya.

Setelah mengatakan hal tersebut, beberapa menit kemudian ia meminta karyawannya untuk menghubungi departemen sumber daya manusia dan memilah pengunduran dirinya.

Ilustrasi aplikasi WeChat. (WeChat)
Ilustrasi aplikasi WeChat. (WeChat)

 

''Ini benar terjadi, pengunduran diri masih diproses'' kata karyawan yang mengaku sudah bertahun-tahun bekerja di sana dan ini adalah situasi aneh yang pernah aku alami.

Ia juga memutuskan tak membalas pesan singkat bos tersebut karena dirinya adalah pribadi yang pemarah.

Karyawan terssebut menceritakan kejadian tersebut pada rekan kerjanya, hampir semua koleganya setuju bahwa perilaku manajer tersebut sudah keterlaluan.

setekah insiden tersebut manajernya memberikan pengumuman resmi untuk menggunakan ''Roger'' ketika membalas pesan.

Namun kejadian seperti ini bukanlah persitiwa yang pertama di China, kasus serupa juga pernah terjadi.

Seorang karyawan dimarahi karena dirasa atasanya kurnag sopan dan tidak mengetahui aturan WeChat dasar karena membalas pesan singkat dengan kalimat ''Um'' yang berarti ''dicatat''.

Terkait

Terkini