Senin, 16 September 2019

Biar Tak Disalahgunakan, Kominfo Kaji Aturan Perizinan VPN

Kominfo berencana mengatur perizinan perihal penggunaan VPN.

Agung Pratnyawan
cover_caption
Ilustrasi aplikasi VPN. (Pixabay)

Hitekno.com - Meningkatnya pemakaian Virtual Private Network (VPN), membuat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membuat aturannya. Akankah Kominfo bakal mengkaji perizinan VPN di Indonesia?

Wacana ini muncul setelah layanan tersebut banyak diakses para pengguna internet saat Kominfo melakukan pembatasan akses media sosial pada 22-24 Mei lalu.

"Kalau pun ada aturan (VPN), itu tentang izin, tidak ada larangan," ujar Dirjen Aplikasi Informatika Semuel A Pangerapan di Kantor Kominfo pada Rabu (12/6/2019).

Sebagai informasi, VPN pada dasarnya adalah layanan internet tertutup. Oleh karena itu, Semuel mempertanyakan kenapa ada operator yang memberikan layanan internet secara gratis.

Padahal, menurut Semuel, VPN gratis berpotensi disalahgunakan oknum tertentu untuk menyebarkan spyware dan mencuri data pengguna.

Ilustrasi aplikasi VPN. (Pixabay)
Ilustrasi aplikasi VPN. (Pixabay)

 

"Maka itu, kita kaji regulasi bahwa layanan VPN harus berizin," imbuh Semuel.

Pada dasarnya, layanan VPN merupakan bagian dari Internet Service Provider (ISP) atau penyelenggara jasa internet, maka rencana Kominfo sementara adalah membahas perizinan ISP.

"Semua ISP pasti punya layanan VPN karena layanan itu tersambung dengan layanan internet lainnya," tutup Semuel.

Meski begitu, Kominfo belum bisa menargetkan dan memastikan kapan regulasi VPN ini akan berlaku karena saat ini masih dalam tahap pengkajian. 

Kita tunggu saja kelanjutan kajian perizinan VPN dari Kominfo ini. (Suara.com/ Tivan Rahmat).

Terkait

Terkini