Rabu, 27 Mei 2020
Agung Pratnyawan : Sabtu, 06 April 2019 | 17:00 WIB

Hitekno.com - Di era digital seperti sekarang, koneksi internet menjadi kebutuhan penting bagi kebanyakan orang. Koneksi internet bukan lagi menjadi kebuthan tersier, namun sudah menajdi kebutuhan sekunder bahkan kebutuhan primer.

Dengan banyaknya kebutuhan koneksi internet, seberapa cepat koneksi internet di Indonesia saat ini? Apakah bisa bersaing dengan negara lain? Terutama di kawasan Asia Tenggara saat ini?

Berdasarkan analisa CupoNation, ternyata kecepatan internet Indonesia ternyata masih tertinggal dibandingkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Peringkat negara terbaik dalam kecepatan internet kabel di Asia Tenggara

Berdasarkan studi diketahui jika rata-rata kecepatan internet kabel di Asia Tenggara yang dirangkum berdasarkan 10 negara adalah 45,69 Mbps.

Dimana peringkat pertama untuk kategori negara yang memiliki koneksi internet kabel tercepat diraih oleh Singapura dan disusul oleh Malaysia, Thailand dan Vietnam.

Selanjutnya, berikut adalah 10 negara terbaik dalam kecepatan internet kabel di Asia Tenggara yang jika diurutkan adalah:

  1. Singapura -- Download: 197.04Mbps, Upload: 201.76Mbps
  2. Malaysia -- Download: 70.18 Mbps, Upload: 44.5 Mbps
  3. Thailand -- Download: 59.61 Mbps, Upload: 33.62 Mbps
  4. Vietnam -- Download: 27.21 Mbps, Upload: 27,07 Mbps
  5. Laos -- Download: 22.09 Mbps, Upload: 22.03 Mbps
  6. Filipina -- Download: 19.13 Mbps, Upload: 17.02 Mbps
  7. Brunei -- Download: 16.96 Mbps, Upload: 10.75 Mbps
  8. Kamboja -- Download: 16.60 Mbps, Upload: 17.53 Mbps
  9. Indonesia -- Download: 16.34 Mbps, Upload: 9.68 Mbps
  10. Myanmar -- Download: 11.74 Mbps, Upload: 11.13 Mbps

 

Ilustrasi smartphone. (Pixabay)

 

Peringkat negara yang memiliki akses internet seluler tercepat

Berdasarkan hasil studi, kecepatan rata-rata internet seluler di Asia Tenggara adalah 21.82 Mbps. Jika Singapura menduduki peringkat pertama untuk negara yang memiliki koneksi internet kabel tercepat, maka tidak mengejutkan jika negara yang memiliki gelaran macan Asia ini kembali menduduki peringkat pertama sebagai negara yang memiliki akses internet seluler tercepat se Asia Tenggara.

Kecepatan rata-rata internet seluler di Singapura melampaui kecepatan rata-rata internet seluler di Asia tenggara yakni 54.96 Mbps. Peringkat selanjutnya disusul oleh Myanmar, Laos dan beberapa negara di Asia Tenggara lainnya yang jika diurutkan adalah:

  1. Singapura -- Download: 54.96 Mbps, Upload: 18.82 Mbps
  2. Myanmar -- Download 24.71 Mbps, Upload: 15.83 Mbps
  3. Laos -- Download 24.26 Mbps, Upload: 13.78 Mbps
  4. Vietnam -- Download: 21.94 Mbps, Upload: 12,79 Mbps
  5. Malaysia -- Download: 20.58 Mbps, Upload: 9,95 Mbps
  6. Thailand -- Download: 16.64 Mbps, Upload: 9,61 Mbps
  7. Brunei -- Download: 15.58 Mbps, Upload: 10,06 Mbps
  8. Filipina -- Download: 14.61 Mbps, Upload: 6,45 Mbps
  9. Kamboja -- Download: 14.31 Mbps, Upload: 10,85 Mbps
  10. Indonesia -- Download: 10.62 Mbps, Upload: 8.35 Mbps

Dalam peringkat negara yang memiliki akses internet seluler tercepat, lagi-lagi Indonesia masih kalah dari negara-negara Asia Tenggara dan menduduki peringkat ke-10

Kecepatan internet di Asia Tenggara. (CupoNation)

 

Rekomendasi laju koneksi yang dibutuhkan untuk beberapa aktivitas yang mengandalkan internet

Untuk dapat beraktivitas menggunakan internet secara lancar, memiliki laju koneksi dengan kecepatan yang cukup merupakan salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Baik itu dalam streaming video, gaming, atau hanya sekedar browsing internet.

Dikutip dari Nerdwallet, berikut adalah kecepatan koneksi internet minimum yang direkomendasikan demi menjaga kelancaran berinternet, yakni: 

  1. Browsing, email, social media -- 1Mbps
  2. Voice Call -- 0.1 Mbps
  3. Video Call -- 0.5 - 1.2 Mbps
  4. Game online -- 1 - 3 Mbps
  5. Streaming video definisi standard (SD) -- 3 - 4 Mbps
  6. Streaming video definisi tinggi (HD) -- 5 - 8 Mbps

Itulash hasil analisa CupoNation mengenai kecepatan internet Indonesia dibandingkan negara-negara Asia Tenggara lainnya.