Sabtu, 25 Mei 2019

Saat Facebook Tumbang, Telegram Panen 3 Juta Pengguna Baru

Telegram mengambil kesempatan dalam kesempitan.

Agung Pratnyawan
cover_caption
Aplikasi chat Telegram. (Telegram)

Hitekno.com - Aplikasi chat Telegram mengklaim panen besar saat layanan Instagram, WhatsApp, dan Facebook tumbang. Setidaknya Telegram mendapatkan 3 juta pengguna baru dari seluruh dunia.

CEO Telegram, Pavel Durov sendiri yang mengklaim penambahan jumlah pengguna baru ini.

''Saya menyaksikan tiga juga pengguna baru dalam 24 jam terakhir,'' tulis Pavel Durov, pada Kamis (14/3/2019).

''Bagus. Kami memiliki privasi dan ruang yang tak terbatas untuk semua orang,'' imbuh dia seperti dilansir CNet.

Pavel Durov memang tak menjelaskan bahwa jutaan pengguna baru Telegram itu adalah mereka yang hijrah dari Facebook.

Pendiri Telegram Pavel Durov mengunjungi Kemkominfo di Jakarta, Selasa (1/8/2017). [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]
Pendiri Telegram Pavel Durov mengunjungi Kemkominfo di Jakarta, Selasa (1/8/2017). [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]

 

Tetapi menurut TechCrunch, yang mewawancarai orang dalam Telegram, menjelaskan bahwa memang ada dampak dari Facebook tumbang ke lonjakan jumlah pengguna Telegram.

''Masalah-masalah seperti ini selalu membawa pengguna-pengguna baru,'' kata sumber tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa bertambahnya pengguna baru Telegram juga disebabkan semakin sadarnya warganet terhadap praktik curang Facebook dalam mengumpulkan data-data pribadi pengguna.

Aplikasi chat Telegram sendiri pada 2018 lalu mengklaim memiliki 200 juta pengguna aktif.

Adapun layanan Instagram, WhatsApp, dan Facebook tumbang pada Rabu, kini sudah bisa diakses kembali. (Suara.com/ Liberty Jemadu).

Terkait

Terkini