Minggu, 09 Agustus 2020
Agung Pratnyawan : Jum'at, 01 Februari 2019 | 17:30 WIB

Hitekno.com - Mark Zuckerberg, pendiri dan CEO Facebook berencana untuk menggabungkan beberapa layanan miliknya. Rencananya, Facebook Messenger, Whatsapp , dan Instagram bakal digabung jadi satu.

Rencana ini diklaim mampu memudahkan pengguna untuk saling berkomunikasi. Untuk itu, rencananya ini bakal dilakukan pada 2020 mendatang.

Integrasi ketiga lauanan facebook ini tidak bisa diartikan sebagai layanan yang akan berada dalam satu platform.

Pasalnya, baik Facebook Messenger, WhatsApp dan Instagram merupakan tiga aplikasi berbeda dan memiliki fungsi masing-masing.

Penyatuan layanan ini diklaim dapat menciptakan pengalaman menarik layaknya penggunaan iMessage. Nantinya, setelah integrasi pengguna Whatsapp bisa bertukar pesan dengan pemakai Instagram, begitu pula sebaliknya.

Ilustrasi WhatsApp. (bild.de)

 

Pengguna Facebook juga bisa mengirim pesan ke orang yang hanya punya Whatsapp. Pesan yang dikirim itu aman karena terenskripsi. Secara infrastruktur, ketiga aplikasi itu akan disatukan lewat penyandian ulang.

Selama ini, perusahaan pimpinan Mark Zuckerberg itu menggunakan sistem enskripsi end to end.

Sistem ini melindungi pesan agar tidak bisa dibaca orang lain, kecuali yang terlibat dalam percakapan. Kabar rencana pengintegrasian ini kali pertama diungkap New York Times, seperti dikabarkan Solo Pos.

Sebelumnya, Mark Zuckerberg mengungkapkan alasan di balik rencana mengintegrasikan layanan Facebook Messenger, Whatsapp, dan Instagram. Menurutnya, rencana tersebut bakal memberikan keuntungan bagi pengguna.

''Menurut saya, mengintegrasikan tiga layanan tersebut memberikan peluang yang lebih baik. Kami ingin membuat pengguna merasa lebih nyaman dalam mengakses ketiga layanan tersebut,'' kata Mark Zuckerberg seperti dikutip dari The Guardian.

Ilsutrasi Instagram. (HiTekno.com)

 

Mark Zuckerberg menegaskan, integrasi ini justru bakal memberikan keamanan berlapis.

''Kami berusaha membuat layanan pesan lebih nyaman digunakan. Anda bisa berdiskusi dengan nyaman tanpa perlu mengkhawatirkan apapun,'' demikian penjelasan resmi dari Facebook.

Guna mewujudkannya, Facebook mengerahkan pegawainya menyusun ulang fungsi dasar ketiga aplikasi tersebut. Rencana itu muncul lantaran Facebook terus menjadi sorotan dalam dua tahun terakhir.

Facebook dituding terlibat dalam proses pemilihan umum di beberapa negara sekaligus wadah penyebaran hoaks.

Apakah rencana penggabungan Facebook Messenger, WhatsApp dan Instagram ini akan sukses? (Suara.com/Dythia Novianty)

BACA SELANJUTNYA

Facebook Gaming Diluncurkan di iOS, Performanya Lumpuh