Senin, 25 Mei 2020
Agung Pratnyawan : Minggu, 06 Januari 2019 | 13:00 WIB

Hitekno.com - Usaha penambangan koin Kriptokurensi masih menarik perhatian banyak orang. Termasuk pria satu ini yang niat curi listrik untuk menghidupi mesin tambang koinnya.

Dikutip dari Cointelegraph, seorang pria bernama Yang ditangkap pihak berwenang Taiwan karena melakukan pencurian listrik.

Tak tanggung-tanggung, ia curi listrik hingga 3 juta dolar AS atau sebesar Rp 43 miliar. Listrik sebesar ini diguanakannya untuk menambang koin Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).

Ilustrasi Bitcoin. (Bitcoin)

 

Menurut laporan media lokal, EBC Dongsen (26/12/2018), Yang ditangkap dengan tuduhan mencurian listrik. Pria Taiwan ini pun harus menghadapi tuntutan hukum.

Namun apa yang dilakukan Yang bukan tanpa hasil. Dengan listrik curian sebesar itu, ia mampu menambang koin senilai 100 juta yuan atau sebesar Rp 200 miliar.

Menurut laporan, Yang telah mengubah 17 tempat bisnis seperti toko mainan dan warnet menjadi fasilitas penambangan koin Kriptokurensi.

Disebutkan kalau Yang meminta seorang tukang listrik memodifikasi meteran listriknya. Dengan ini, ia bebas memakai listrik berapapun.

Ilustrasi komputer penambang koin. (miningrigs.online)

 

Namun perusahaan Listrik negara tersebut dapat mengendusnya. Mereka melaporkan ketidakberesan pada pasukan daya listrik ke tempat tersebut.

Akhirnya perusahaan listrik ini melaporkan ke kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Dan mendapati Yang telah curi listrik untuk penambangan koin Kriptokurensi.

''Para tersangka merekrut tukang listrik yang berhasil masuk ke meteran yang disegel untuk menambahkan jalur pribadi agar bisa menggunakan listrik secara gratis sebelum mencapai meteran'' kata Wang Zhicheng, wakil kepala brigade keempat Biro Investigasi Kriminal Taiwan kepada EBC Dongsen News.

Aksi Yang ini menambah deretan tindakan kriminal yang dilakukan demi penambangan koin Kriptokurensi. Terutama aksi curi listrik untuk mesin penambang koin.