Rabu, 27 Mei 2020
Tinwarotul Fatonah | Amelia Prisilia : Sabtu, 09 Juni 2018 | 11:39 WIB

Hitekno.com - Salah satu pionir aplikasi pesan instan pertama di dunia, Yahoo Messenger akhirnya akan ditutup pada 17 Juli mendatang.

Dilansir dari GSM Arena (8/06) hal ini bulat diambil oleh Oath, sebuah perusahaan yang dibentuk oleh Verizon untuk menangani produk-produk digital AOL dan Yahoo.

Menutup Yahoo Messenger merupakan bagian dari upaya Oath untuk membuat aplikasi pesan yang mampu menyaingi Facebook.

Seperti yang kita ketahui bersama, Facebook saat ini sedang menguasai aplikasi chat mobile seperti WhatsApp dan Facebook Messenger.

"Saat ini tidak ada produk pengganti yang tersedia untuk Yahoo Messenger. Kami terus bereksperimen dengan layanan dan aplikasi baru, salah satunya adalah aplikasi messaging grup yang disebut Yahoo Squirrel yang masih dalam versi beta," tulis Oath.

(Squirrel Yahoo/NDTV Gadget)

Versi beta sendiri merupakan bentuk pre-release yang masih kemungkinan memiliki beberapa kekurangan yang harus disempurnakan.

Squirrel nantinya akan menjadi aplikasi pesan grup Yahoo yang baru melakukan uji cobanya pada bulan lalu.

Kamu bisa mencoba aplikasi Squirrel dalam versi beta di laman squirrel.yahoo.com.

Melihat sejarahnya, Yahoo Messenger sudah ada sejak 20 tahun lalu.

Hingga kini, Yahoo memang tidak menyebut jumlah pengguna aktif Yahoo Messenger, tetapi untuk siapa saja yang memiliki akun Yahoo akan secara otomatis masuk ke properti Yahoo Messenger.

Oath tidak secara spesifik memberi tahu alasan menutup Yahoo Messenger.

(Yahoo Messenger/Arenait)

Banyak yang berspekulasi bahwa hal ini karena Yahoo Messenger yang sudah tidak mampu bersaing dengan WhatsApp, Facebook Messenger, Line, hingga WeChat.

Jauh sebelum menutup Yahoo Messenger, Oath sebelumnya sudah menutup dua produk aplikasi pesannya seperti AIM dan AOL pada Oktober lalu.

Untuk kamu pengguna Yahoo Messenger, langsung unduh semua data kamu dari aplikasi tersebut, seperti riwayat obrolan selama enam bulan terakhir di Yahoo.

Sungguh disayangkan jika Yahoo Messenger harus ditutup karena tidak mampu mengikuti perubahan tren saat berbagai layanan mobile berbasis internet bergerak dengan cepat untuk menyediakan kemudahan komunikasi di ponsel.

Rest in peace, Yahoo Messenger.

Hitekno.com/Amelia Prisilia