Kamis, 29 Oktober 2020
Agung Pratnyawan : Minggu, 27 September 2020 | 17:53 WIB

Hitekno.com - Pemerintah India telah memblokir atau banned sejumlah aplikasi buatan China, termasuk game. Seperti PUBG Mobile dan Mobole Legends, dan kini menyusul Arena of Valor atau AOV.

Ketegangan antara pemerintah India dengan China bukan cuma soal perbatasan, namun pada keamanan data pengguna beberapa aplikasi hingga game.

Beberapa aplikasi ternama seperti TikTok telah kena banned lebih dulu di India, karena alasan keamanan data pengguna yang diragukan pemerintah.

Beberapa pengguna dengan cepat berganti ke aplikasi video serupa. Terutama aplikasi-aplikasi buatan India sendiri menyusul kebijakan pemerintah.

Begitu juga para gamer, menyusul banned yang diberlakukan pada Mobile dan Mobile Legends. Banyak yang berganti ke game-game lain yang serupa.

Arena of Valor atau AOV. (Arena of Valor)

 

Paling baru, game MOBA AOV pun kena blokir negara Asia Selatan ini. Sama nasibnya seperti dia game mobile ternama di atas yang lebih dulu kena banned.

Bedanya, kejadian pada AOV akan lebih parah jika suatu saat nanti mereka akan kembali di India. Karena pihak pengelola tidak menyimpan data in-game player.

Hal ini disampaikan melalui akun Facebook resmi AOV India yang menyatakan mereka mengikuti perintah pemerintah untuk tidak mengoperasikan game MOBA ini di negara tersebut.

"Privasi pengguna dan keamanan data adalah prioritas utama kami. Semua data permainan, termasuk informasi pribadi, akan dihapus dalam 30 hari, kecuali jika kita memiliki kewajiban hukum untuk mempertahankan data tersebut, atau tetap mempertahankan hak hukum." tulis di Facebook.

Dengan kata lain, semua progres dan data-data dara para player AOV India akan dihapus dalam waktu 30 hari ini. Sehingga saat bisa kembali mereka tidak bisa melanjutkan karakter sebelumnya.

Pernyataan AOV terkait banned pemerintah India. (Facebook/ Arena of Valor)

 

Cek pengumunan resminya di sini.

Pihak AOV menyampaikan kalau mereka terpaksa melakukan hal ini karena mengikuti peraturan keamanan data pengguna yang telah diberlakukan pemerintah India.

Hal ini tentu saja membuat kecewa banyak player game MOBA tersebut. Nampak terlihat dari komentar-komentar dalam pengumuman di Facebook tersebut.

Berbeda dengan PUBG Mobile yang berupaya untuk memindahkan data para player ke server negara lain. Sehingga mereka bisa melanjutkan permainan dengan data terakhir.

Kita tunggu saja kelanjutan dari nasib AOV dan game lainnya di India. Apakah banned ini akan kembali bertambah, dan bagimana keamanan data pengguna di sana.

BACA SELANJUTNYA

Main PUBG Berhari-hari Tanpa Henti, Remaja 16 Tahun Ditemukan Tewas