Rabu, 21 Oktober 2020
Dinar Surya Oktarini : Jum'at, 25 September 2020 | 17:15 WIB

Hitekno.com - Amazon tahun lalu dikabarkan untuk memasuki ranah bisnis streaming game, kini hal tersebut benar-benar nyata dan dilakukan.

Perusahaan tersebut baru saja mengumumkan layanan streaming game terbarunya yang diberi nama Luna.

Dirilisnya Luna ini merupakan salah satu upaya Amazon untuk meluncurkan platform streaming game mengikuti jejak platform lain seperti NVIDIA's, GeForce Now, Microsoft xCloud dan Google Stadia.

Dilansir dari laman Ubergizmo, layanan streaming game milik Amazon tidak akan sama dengan layanan lainnya.

Layanan streaming game Luna. (Amazon)

 

Berbeda dengan Stadia yang membuat penggunannya membayar untuk memainkan judul individu, sedangkan Luna akan mengikuti konsep yang mirip degan xCloud.

Nantinya pengguna akan membayar biasa berlangganan tetap dan mendapatkan akses ke seluruh perpustakaan game.

Berbeda dengan xCloud, Amazon akan meluncurkan ''saluran'' individu untuk penerbit mitra.

Salah satu penerbit yang bermitra adalah Ubisoft, di mana pengguna dapat memilih untuk berlangganan saluran tersebut untuk mengakses judul game Ubisoft tertentu.

Selain itu, pengguna juga bisa berlangganan saluran Luna+ yang dilengkapi dengan gimnya sendiri.

Untuk saat ini tampaknya setiap saluran memiliki batasan atau syarat tersebut, misalkan saja saluran Luna+ mendukung hingga dua perangkat sekaligus, sedangkan saluran Ubisoft hanya mendukung satu perangkat dalam satu waktu.

Layanan Streaming Luna+ dihargai 5,99 dolar US atau sekitar Rp 89 ribu untuk satu bulan, namun pihak Amazon belum mengumumkan biaya langganan untuk saluran Ubisoft.

BACA SELANJUTNYA

Amazon Kantongi Izin FAA untuk Uji Coba Mengirim Barang Pakai Drone