Selasa, 20 Oktober 2020
Dinar Surya Oktarini : Kamis, 24 September 2020 | 16:30 WIB

Hitekno.com - Surganya para pecinta game, Sega Akihabara yang dipenuhi dengan lemari arcade dan banyak permainan lainnya ditutup akhir Agustus lalu.

Pusat game Akihabara di Tokyo yang dipenuhi gadget yang menarik bagi wisatawan ini ditutup setelahh dibuka selama 17 tahun.

Para wisatawan dan pecinta game akan selalu tertarik dengan salah satu game mereka yang terkenal, yaitu Yakuza.

Usai memainkan Yakuza, banyak dari pengunjung akan menghabiskan waktu untuk bermain arcade Sega yang lain dalam versi virtual Akihabara 2nd Sega.

Gedung Sega Akihabara. (Twitter/@katzsu)

 

Dilansir dari laman The Verge, penutupan gedung ini bukanlah pertanda bahwa lemari arcade Sega dan game lainnya akan menghilang dari Jepang, tetapi hanya gedungnya saja.

Seperti yang banyak dicuitkan netizen di Twitter, salah satunya Hideki Naganuma, komposer Jepang yang menciptakan soundtrack Jet Set Radio di Sega tampaknya menuji penutupan gedung dalam sebuah twet samarnya.

Dalam cuitannya, ia menuliskan ''Good-bye, SEGA'' yang membuat banyak netizen penasaran.

Gedung Sega Akihabara 2nd ini selalu ramai dan dipenuhi oleh para YouTuber yang akan mencoba b-roll.

Sega Akihabara ini mencolok dengan warna oranye pada bangunan tersebut, namun lebih menyenangkan untuk melihat sekeliling di dalamnya.

Dalam sebuah cuitan netizen lainnya, ia mengunggah potret gedung tersebut yang tak lagi didominasi dengan aksesori ''SEGA'' yang biasanya nampak dari luar.

Kalau kamu apakah pernah berkunjung di gedung Sega Akihabara di Tokyo ini?

BACA SELANJUTNYA

Sempat Digratiskan, Football Manager 2020 Dapat 1 Juta Pemain Baru