Senin, 26 Oktober 2020
Agung Pratnyawan : Kamis, 24 September 2020 | 13:57 WIB

Hitekno.com - Innersloth developer game Among Us, mengumumkan pembatalan seri kedua mereka. Pengembang game indie ini memiliki rencana lain yang akan mereka kerjakan.

Sebagai informasi, saat ini Among Us tengah menjadi game yang sangat populer. Padahal di awal peluncuran 2018 silam, tak banyak yang memainkannya.

Namun tiba-tiba sejak Agustus 2020 ini, game indie tersebut mengalami lonjakan pemain yang begitu tinggi. Tidak hanya di versi game PC yang dipasarkan lewat Steam.

Innersloth juga menghadirkan Among Us ke platform modern. Yakni di Android dan iOS yang sama-sama mendapatkan jumlah pemain tinggi.

Melalui postingan terbarunya, developer game indie ini menyampaikan apa rencana mereka kedepannya. Termasuk dengan sekuel, tidak lain Among Us 2.

Game Among Us. (youtube/Pewdiepie)

 

Yang pertama dikerjakan Innersloth adalah memperbaiki server mereka untuk memenuhi lonjakan jumlah pemain yang tidak mereka perkirakan sebelumnya.

Developer game indie ini juga menerima banyak masukan dari player. Karena itu pula mereka menyiapkan untuk konten-konten baru di masa depan.

Berbicara soal konten baru, mereka terpaksa memutuskan untuk menunda Among Us 2. Dan kini sedang berusaha untuk memperbaiki seri pertama lebih dahulu.

Lewat postingan resminya, disampaikan kalau basis code Among Us telah dianggap terlalu ketinggalan zaman. Selain itu juga tidak dibangun untuk menghadapi jumlah pemain sebanyak sekarang.

Namun karena banyaknya pemain, Innersloth memutuskan untuk memberikan dukungan lebih lanjut. Agar bisa lebih fokus, mereka memutuskan membatalkan Among Us 2.

Among Us. (Innersloth)

 

Menariknya, developer ini juga memutuskan memasukkan konten yang disiapkan untuk Among Us 2 ke Among Us 1. Tentunya untuk membuat game indie tersebut lebih meriah.

Saat ini mereka juga tengah berusaha keras untuk mencari tahu masalah pada server. Juga disiapkan beragam fitur baru untuk dihadirkan nantinya.

Seperti dukungan buta warna, sehingga membuka lebih banyak potensi player. Terlebih game ini sangat bergantung pada warna untuk membedakan satu sama lain.

Juga fitur pertemanan dan sistem Akun, yang akan lebih memudahkan mendapatkan kawan bermain. Namun tetap mempertimbangkan banyak hal.

Update ini tentunya akan membutuhkan banyak waktu dan fokus. Tidak heran jika pengembang game indie ini sampai membatalkan Among Us 2.

BACA SELANJUTNYA

Sebelum Sekarang, Inilah Konsep Desain Awal Crewmate Among Us